alexametrics
26 C
Gresik
Wednesday, 25 May 2022

Niat Daftar KPU, QA Paparan Visi-Misi

GRESIK – Dua pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 menggelar kegiatan berbeda, kemarin. Paslon Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah (Niat) memilih menjadi yang pertama mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sedangkan paslon Mohammad Qosim-dr Asluchul Alif (QA) memilih menggelar kegiatan pemaparan visi-misi dihadapan ratusan pendukungnya.

Sebelum mendatangi KPU, paslon niat terlebih dahulu melakukan pemotongan tumpeng dan mengikuti sholat Jumat. Usai sholat Jumat, paslon Niat diarak pendukungnya dari rumah pemenangan di Srembi menuju Kantor KPUD Gresik untuk mendaftarkan diri.

Arak-arakan dilakukan paslon niat menggunakan kereta kencana. Dengan menggunakan kopiah hitam dan baju hijau Cabup Fandi Akhmad Yani terlihat memegang tongkat berwarna hitam. Sedangkan menggunakan pakaian putih berkerudung merah.

“Alhamdulillah kami berdua sudah melakukan tahapan – tahapan pendaftaran dan berjalan dengan lancar dan alhamdulillah lagi kami diterima pemberkasan dan diterima secara baik dan tidak ada kekurangan dan juga terima kasih banyak atas jamuan dari KPU pada siang hari ini,” ujar Cabup Fandi Akhmad Yani.

PAPARAN: Cabup Muhammad Qosim dan Cawabup Asluchul Alif saat memberikanVisi – Misi di hadapan ratusan pendukungnya. (YUDHI/RADAR GRESIK)

Di bagian lain, Paslon QA memilih menggelar paparan visi-misi di Posko Kemenangan di Jalan Kalimantan, Perumahan GKB Gresik. Dalam paparannya, QA berkeinginan untuk membeli helikopter jika mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Gresik lima tahun ke depan. Keinginan itu disampaikan dalam paparan visi-misinya sebagai jawaban atas kondisi memprihatinkan, terkait penanganan kesehatan di pulau terluar Kabupaten Gresik, Bawean.

“Kemarin saya habis dari Pulau Bawean dan salah satu konsentrasi kami untuk menyelesaikan masalah kesehatan di sana secara cepat adalah transportasi. Sehingga kami berkeinginan membeli satu helikopter yang nantinya bisa digunakan untuk mengangkut pasien yang butuh penanganan cepat ke rumah sakit di darat,” jelas dr Alif .

Menurutnya, dengan transportasi di jalur udara menggunakan helikopter bisa membawa pasien-pasien dalam kondisi emergency lebih cepat. Sehingga tidak perlu lagi menunggu karena terjadi ombak tinggi dan lain sebagainya.

“Kami sudah menghitung terkait kekuatan APBD kita, Insya Allah semua program yang ada di dalam visi misi kami akan bisa tercover,” imbuh bakal Calon Bupati Gresik, Qosim. (jar/yud/rof)

GRESIK – Dua pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 menggelar kegiatan berbeda, kemarin. Paslon Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah (Niat) memilih menjadi yang pertama mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sedangkan paslon Mohammad Qosim-dr Asluchul Alif (QA) memilih menggelar kegiatan pemaparan visi-misi dihadapan ratusan pendukungnya.

Sebelum mendatangi KPU, paslon niat terlebih dahulu melakukan pemotongan tumpeng dan mengikuti sholat Jumat. Usai sholat Jumat, paslon Niat diarak pendukungnya dari rumah pemenangan di Srembi menuju Kantor KPUD Gresik untuk mendaftarkan diri.

Arak-arakan dilakukan paslon niat menggunakan kereta kencana. Dengan menggunakan kopiah hitam dan baju hijau Cabup Fandi Akhmad Yani terlihat memegang tongkat berwarna hitam. Sedangkan menggunakan pakaian putih berkerudung merah.

-

“Alhamdulillah kami berdua sudah melakukan tahapan – tahapan pendaftaran dan berjalan dengan lancar dan alhamdulillah lagi kami diterima pemberkasan dan diterima secara baik dan tidak ada kekurangan dan juga terima kasih banyak atas jamuan dari KPU pada siang hari ini,” ujar Cabup Fandi Akhmad Yani.

PAPARAN: Cabup Muhammad Qosim dan Cawabup Asluchul Alif saat memberikanVisi – Misi di hadapan ratusan pendukungnya. (YUDHI/RADAR GRESIK)

Di bagian lain, Paslon QA memilih menggelar paparan visi-misi di Posko Kemenangan di Jalan Kalimantan, Perumahan GKB Gresik. Dalam paparannya, QA berkeinginan untuk membeli helikopter jika mendapat amanah dari masyarakat untuk memimpin Gresik lima tahun ke depan. Keinginan itu disampaikan dalam paparan visi-misinya sebagai jawaban atas kondisi memprihatinkan, terkait penanganan kesehatan di pulau terluar Kabupaten Gresik, Bawean.

“Kemarin saya habis dari Pulau Bawean dan salah satu konsentrasi kami untuk menyelesaikan masalah kesehatan di sana secara cepat adalah transportasi. Sehingga kami berkeinginan membeli satu helikopter yang nantinya bisa digunakan untuk mengangkut pasien yang butuh penanganan cepat ke rumah sakit di darat,” jelas dr Alif .

Menurutnya, dengan transportasi di jalur udara menggunakan helikopter bisa membawa pasien-pasien dalam kondisi emergency lebih cepat. Sehingga tidak perlu lagi menunggu karena terjadi ombak tinggi dan lain sebagainya.

“Kami sudah menghitung terkait kekuatan APBD kita, Insya Allah semua program yang ada di dalam visi misi kami akan bisa tercover,” imbuh bakal Calon Bupati Gresik, Qosim. (jar/yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/