alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 28 May 2022

Momentum Presidensi, Bupati Yani Dorong Digitalisasi

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi salah satu narasumber dalam seminar Internasional yang digelar Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (IKAFE Unair).  Selain bupati narasumber lain yang hadir virtual, Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia, Direktur keuangan dan manajemen risiko Garuda Indonesia, Prasetio serta, Economist Berlin University, Deniey Adi Purwanto.

Dalam kesempatan itu, Gus Yani (sapaan akrabnya) mengatakan, sebuah tantangan Indonesia pada Presidensi G20 dengan tema yang diusung mempunyai makna penting mengadvokasi berbagai kepentingan domestik dan negara miskin dan berkembang, agar tata dunia lebih adil. Menurutnya, Presidensi G20 Indonesia telah menetapkan tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital dan ekonomi.

Baca Juga : Peduli UMKM, Bupati Beri PT Wilmar Nabati Apresiasi

“Semoga kami dapat berkontribusi memanfaatkan momentum ini untuk bangkit dan pulih bersama,” kata Bupati Yani.

Dijelaskan potensi dan kekuatan ekonomi digital di Indonesia relatif besar yang dapat kita lihat dalam statistik kuantitas penggunaan internet di Indonesia. Indonesia, dikatakan dia merupakan negara nomor 5 paling banyak menggunakan internet dunia. Hal tersebut dapat kita lihat dengan ketergantungan masyarakat dalam semua aspek kehidupan.

“Melihat fakta-fakta tersebut, peluang ekonomi bisnis ekonomi digital di Indonesia suatu keniscayaan. Maka dari itu, potensi tersebut harus dimanfaatkan lewat pengembangan media digital dan dukungan dari segala aspek. Memang, hal tersebut tidaklah mudah,” katanya.

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi salah satu narasumber dalam seminar Internasional yang digelar Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (IKAFE Unair).  Selain bupati narasumber lain yang hadir virtual, Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia, Direktur keuangan dan manajemen risiko Garuda Indonesia, Prasetio serta, Economist Berlin University, Deniey Adi Purwanto.

Dalam kesempatan itu, Gus Yani (sapaan akrabnya) mengatakan, sebuah tantangan Indonesia pada Presidensi G20 dengan tema yang diusung mempunyai makna penting mengadvokasi berbagai kepentingan domestik dan negara miskin dan berkembang, agar tata dunia lebih adil. Menurutnya, Presidensi G20 Indonesia telah menetapkan tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital dan ekonomi.

Baca Juga : Peduli UMKM, Bupati Beri PT Wilmar Nabati Apresiasi

-

“Semoga kami dapat berkontribusi memanfaatkan momentum ini untuk bangkit dan pulih bersama,” kata Bupati Yani.

Dijelaskan potensi dan kekuatan ekonomi digital di Indonesia relatif besar yang dapat kita lihat dalam statistik kuantitas penggunaan internet di Indonesia. Indonesia, dikatakan dia merupakan negara nomor 5 paling banyak menggunakan internet dunia. Hal tersebut dapat kita lihat dengan ketergantungan masyarakat dalam semua aspek kehidupan.

“Melihat fakta-fakta tersebut, peluang ekonomi bisnis ekonomi digital di Indonesia suatu keniscayaan. Maka dari itu, potensi tersebut harus dimanfaatkan lewat pengembangan media digital dan dukungan dari segala aspek. Memang, hal tersebut tidaklah mudah,” katanya.

Most Read

Berita Terbaru

/