alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Kebut Penyusunan Studi Larap, Dinas Pertanahan Susuri Kali Lamong

GRESIK – Usai groundbreaking pembangunan tanggul Kali Lamong dilakukan bupati, Dinas Pertanahan Kabupaten Gresik langsung bergerak. Kemarin, mereka mulai melakukan penyusuran sungai untuk menyusun studi land acquisition and resettlement action plan (larap).

SESUAI dengan perintah bupati, studi larap harus sudah selesai pada Desember 2020 mendatang. Pasalnya, setelah studi larap selesai pemkab masih harus melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul.

Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Gresik Sutaji Rudi membenarkan hal tersebut. Tim sudah diterjunkan untuk menyusun studi larap. Saat ini, fokus untuk masalah sosial ekonomi masyarakat mulai Balongpanggang sampai Kebomas sesuai aliran sungai Kali Lamong.

“Kemudian, juga dilakukan pengukuran lahan yang dibutuhkan untuk rencana pembangunan tanggul,” ujarnya.

Dikatakan, selain mempersiapkan lahan untuk pembangunan  tanggul, pihaknya juga mempersiapkan lahan untuk membangun waduk. Lokasinya di Kebomas dan Cerme. “Sudah ada 24 hektar yang disiapkan,” terangnya.

Dijelaskan, setelah studi larap selesai, langkah selanjutnya yakni proses pembebasan lahan. Untuk anggarannya, telah disiapkan bupati pada APBD 2021 mendatang. “Memang sesuai kesepakatan kami yang menyediakan lahan dan Balai Besar Wilayah Bengawan Solo yang akan membangun.

“Kami akan mengupayakan semuanya bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga persoalan banjir bisa segera teratasi,” imbuhnya. (jar/rof)

GRESIK – Usai groundbreaking pembangunan tanggul Kali Lamong dilakukan bupati, Dinas Pertanahan Kabupaten Gresik langsung bergerak. Kemarin, mereka mulai melakukan penyusuran sungai untuk menyusun studi land acquisition and resettlement action plan (larap).

SESUAI dengan perintah bupati, studi larap harus sudah selesai pada Desember 2020 mendatang. Pasalnya, setelah studi larap selesai pemkab masih harus melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul.

Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Gresik Sutaji Rudi membenarkan hal tersebut. Tim sudah diterjunkan untuk menyusun studi larap. Saat ini, fokus untuk masalah sosial ekonomi masyarakat mulai Balongpanggang sampai Kebomas sesuai aliran sungai Kali Lamong.

-

“Kemudian, juga dilakukan pengukuran lahan yang dibutuhkan untuk rencana pembangunan tanggul,” ujarnya.

Dikatakan, selain mempersiapkan lahan untuk pembangunan  tanggul, pihaknya juga mempersiapkan lahan untuk membangun waduk. Lokasinya di Kebomas dan Cerme. “Sudah ada 24 hektar yang disiapkan,” terangnya.

Dijelaskan, setelah studi larap selesai, langkah selanjutnya yakni proses pembebasan lahan. Untuk anggarannya, telah disiapkan bupati pada APBD 2021 mendatang. “Memang sesuai kesepakatan kami yang menyediakan lahan dan Balai Besar Wilayah Bengawan Solo yang akan membangun.

“Kami akan mengupayakan semuanya bisa berjalan sesuai rencana. Sehingga persoalan banjir bisa segera teratasi,” imbuhnya. (jar/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/