alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

DPRD Tetapkan APBD Gresik 2021, Pendapatan Rp 3,2 T, Belanja Rp 3,4 T

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 tepat waktu. Meski begitu, wakil rakyat memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah. Diharapkan, ke depan kinerja pemerintah bisa lebih maksimal.

Dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap APBD 2021, pendapatan disepakati sebesar Rp 3,2 triliun. Dengan rincian, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,13 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp 2 triliun dan pendapatan lain-lain sebesar Rp 70 miliar.

Sedangkan untuk belanja daerah disepakati sebesar Rp 3,4 triliun. Dengan rincian, belanja operasional sebesar Rp 2,2 triliun, belanja modal Rp 467 miliar, belanja tak terduga sebesar Rp 23 miliar dan belanja transfer sebesar Rp 704 miliar.

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muh Abdul Qodir mengatakan pihaknya berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar terus melakukan terobosan dan inovasi. Utamanya disektor pendapatan. “Kondisi saat ini memang membuat pendapatan mengalami kemerosotan. Untuk itu perlu ada terobosan agar potensi pendapatan bisa digarap dengan optimal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim. Menurut dia, pemerintah harus segera melaksanakan kajian potensi sumber pendapatan. Utamanya sektor pajak dan retribusi. “Agar hasilnya bisa sesuai dengan target,” terangnya.

Dikatakan, pihaknya meminta pemerintah agar segera mungkin melaksanakan program. Harapannya, bisa menjadi outfarm untuk menyelesaikan persoalan daerah. Utamanya mampu berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan mendorong terciptanya pelayanan dasarĀ  publik dengan baik. “Serta menjadi stimulasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan,” imbuhnya. (adv/rof)

GRESIK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berhasil menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 tepat waktu. Meski begitu, wakil rakyat memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah. Diharapkan, ke depan kinerja pemerintah bisa lebih maksimal.

Dalam rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap APBD 2021, pendapatan disepakati sebesar Rp 3,2 triliun. Dengan rincian, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,13 triliun, pendapatan transfer sebesar Rp 2 triliun dan pendapatan lain-lain sebesar Rp 70 miliar.

Sedangkan untuk belanja daerah disepakati sebesar Rp 3,4 triliun. Dengan rincian, belanja operasional sebesar Rp 2,2 triliun, belanja modal Rp 467 miliar, belanja tak terduga sebesar Rp 23 miliar dan belanja transfer sebesar Rp 704 miliar.

-

Ketua DPRD Kabupaten Gresik Muh Abdul Qodir mengatakan pihaknya berharap kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar terus melakukan terobosan dan inovasi. Utamanya disektor pendapatan. “Kondisi saat ini memang membuat pendapatan mengalami kemerosotan. Untuk itu perlu ada terobosan agar potensi pendapatan bisa digarap dengan optimal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim. Menurut dia, pemerintah harus segera melaksanakan kajian potensi sumber pendapatan. Utamanya sektor pajak dan retribusi. “Agar hasilnya bisa sesuai dengan target,” terangnya.

Dikatakan, pihaknya meminta pemerintah agar segera mungkin melaksanakan program. Harapannya, bisa menjadi outfarm untuk menyelesaikan persoalan daerah. Utamanya mampu berdampak pada penurunan angka kemiskinan dan mendorong terciptanya pelayanan dasarĀ  publik dengan baik. “Serta menjadi stimulasi penyelesaian persoalan ketenagakerjaan,” imbuhnya. (adv/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/