alexametrics
24 C
Gresik
Saturday, 21 May 2022

Lagi, Saat Gowes Bupati Temukan Jalan Rusak

GRESIK – Kegemaran Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersepeda atau gowes ternyata memberikan banyak manfaat. Orang nomor satu di Pemkab Gresik ini bisa mengetahui secara langsung realitas di lapangan. Salah satunya, kondisi jalan masih banyak yang rusak parah.

Seperti yang ditemuinya saat gowes di Mengare, Kecamatan Bungah. Bupati geleng-geleng kepala melihat kondisi jalan. Saking kesalnya, dia menuntun sepedanya itu, kemudian menata paving yang rusak dengan kondisi bergelombang dan tidak beraturan di tengah jalan.

Sambil menyapa warga yang melintas, pria yang akrab disapa Gus Yani ini langsung meminta maaf.  “Ngapunten pak, ngapunten nggih margine risak, segera kulo dandosi (maaf pak, maaf nggih, jalannya rusak secepatnya saya perbaiki. red),” kata Gus Yani kepada warga yang melintas, Kamis (11/3).

Menurut dia, DPUTR Kabupaten Gresik sudah memberi laporan alat berat untuk pengerjaan perbaikan Jalan di Mengare sudah di lokasi. Ternyata sejak pukul 05.30 hingga 08.30 keberadaan alat berat itu hanya omong kosong.

“Ternyata tidak ada pengerjaan pagi hari ini, saya berharap dinas PU (pekerjaan umum) harus konsisten mengawal pekerjannya. Beberapa hari yang lalu masih ada alat berat, saya pikir dikerjakan sampai tuntas, pada pagi hari ini ternyata tidak ada,” kata dia dengan nada kecewa.

Jalan rusak memang menjadi keluhan di Kabupaten Gresik. Bahkan, tidak hanya di Mengare saja, Gus Yani menyebut masih banyak di wilayah Gresik selatan seperti di Kecamatan Menganti, Kecamatan Driyorejo dan lainnya. Dia berharap para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti dan konsisten dengan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan rusak yang ada di Gresik,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Gunawan Setiaji saat di konfirmasi mengatakan masih menunggu lelang terkait perbaikan Jalan di menuju Mengare, Kecamatan Bungah. “Insya Allah Maret atau April terkait proses lelangnya, “pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Kegemaran Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersepeda atau gowes ternyata memberikan banyak manfaat. Orang nomor satu di Pemkab Gresik ini bisa mengetahui secara langsung realitas di lapangan. Salah satunya, kondisi jalan masih banyak yang rusak parah.

Seperti yang ditemuinya saat gowes di Mengare, Kecamatan Bungah. Bupati geleng-geleng kepala melihat kondisi jalan. Saking kesalnya, dia menuntun sepedanya itu, kemudian menata paving yang rusak dengan kondisi bergelombang dan tidak beraturan di tengah jalan.

Sambil menyapa warga yang melintas, pria yang akrab disapa Gus Yani ini langsung meminta maaf.  “Ngapunten pak, ngapunten nggih margine risak, segera kulo dandosi (maaf pak, maaf nggih, jalannya rusak secepatnya saya perbaiki. red),” kata Gus Yani kepada warga yang melintas, Kamis (11/3).

-

Menurut dia, DPUTR Kabupaten Gresik sudah memberi laporan alat berat untuk pengerjaan perbaikan Jalan di Mengare sudah di lokasi. Ternyata sejak pukul 05.30 hingga 08.30 keberadaan alat berat itu hanya omong kosong.

“Ternyata tidak ada pengerjaan pagi hari ini, saya berharap dinas PU (pekerjaan umum) harus konsisten mengawal pekerjannya. Beberapa hari yang lalu masih ada alat berat, saya pikir dikerjakan sampai tuntas, pada pagi hari ini ternyata tidak ada,” kata dia dengan nada kecewa.

Jalan rusak memang menjadi keluhan di Kabupaten Gresik. Bahkan, tidak hanya di Mengare saja, Gus Yani menyebut masih banyak di wilayah Gresik selatan seperti di Kecamatan Menganti, Kecamatan Driyorejo dan lainnya. Dia berharap para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait segera menindaklanjuti dan konsisten dengan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap tidak ada lagi korban kecelakaan akibat kondisi jalan rusak yang ada di Gresik,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Gunawan Setiaji saat di konfirmasi mengatakan masih menunggu lelang terkait perbaikan Jalan di menuju Mengare, Kecamatan Bungah. “Insya Allah Maret atau April terkait proses lelangnya, “pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/