alexametrics
27 C
Gresik
Sunday, 13 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Kebut SDGs, 12 Desa Raih Predikat Utama

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Pendataan berbasis Sustainable Development Goals Desa atau SDGs di Kabupaten Gresik terus dikebut. Dari 330 desa dan 26 kelurahan, ada 12 desa yang rampung lebih awal dengan predikat desa utama. Total 12 desa se-Kabupaten Gresik yang telah rampung pendataan SDGs meliputi, tiga desa di Kecamatan Kebomas. Tiga desa di Sidayu, satu di Manyar, dan lima berada di Menganti.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Malahatul Fardah mengatakan pendataan SDGs ini merupakan program dari Kementrian Desa dan PDTT RI sebagai langkah pendataan potensi desa dan arah pembangunan berkelanjutan.

“Targetnya 20 Juni sudah rampung semua, 12 desa yg merampungkan pendataanya akhir Mei mendapat predikat desa utama,” ujarnya.

Bagi desa yang selesai pendataan sebelum 1 Juli maka berhak mendapatkan sertifikat madya dan jika selesai sebelum 1 Agustus mendapatkan sertifikat pratama. “Bagi desa yang telah rampung pendataan SDGs bisa memulai perencanaan pembangunan yang terfokus berdasarkan apa yang dibutuhkan bukan berdasarkan apa yang diinginkan,” tambahnya.

Sementara Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Gresik Deyis mengapresiasi kinerja kelompok kerja yang telah merampungkan pendataan SDGs. Dikatakanya nanti data tersebut akan sangat bermanfaat bagi Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan maupun pemberdayaan masyarakat.

“12 desa yang sudah selesai pendataan, datanya juga riil sesuai lapangan karena seluruh tahapan dilakukan dengan benar,” pungkasnya. (yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Pendataan berbasis Sustainable Development Goals Desa atau SDGs di Kabupaten Gresik terus dikebut. Dari 330 desa dan 26 kelurahan, ada 12 desa yang rampung lebih awal dengan predikat desa utama. Total 12 desa se-Kabupaten Gresik yang telah rampung pendataan SDGs meliputi, tiga desa di Kecamatan Kebomas. Tiga desa di Sidayu, satu di Manyar, dan lima berada di Menganti.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Malahatul Fardah mengatakan pendataan SDGs ini merupakan program dari Kementrian Desa dan PDTT RI sebagai langkah pendataan potensi desa dan arah pembangunan berkelanjutan.

“Targetnya 20 Juni sudah rampung semua, 12 desa yg merampungkan pendataanya akhir Mei mendapat predikat desa utama,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Bagi desa yang selesai pendataan sebelum 1 Juli maka berhak mendapatkan sertifikat madya dan jika selesai sebelum 1 Agustus mendapatkan sertifikat pratama. “Bagi desa yang telah rampung pendataan SDGs bisa memulai perencanaan pembangunan yang terfokus berdasarkan apa yang dibutuhkan bukan berdasarkan apa yang diinginkan,” tambahnya.

Sementara Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Gresik Deyis mengapresiasi kinerja kelompok kerja yang telah merampungkan pendataan SDGs. Dikatakanya nanti data tersebut akan sangat bermanfaat bagi Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan maupun pemberdayaan masyarakat.

“12 desa yang sudah selesai pendataan, datanya juga riil sesuai lapangan karena seluruh tahapan dilakukan dengan benar,” pungkasnya. (yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru