RADAR GRESIK – Jajaran MUI Kecamatan Kebomas bersama Forkopimcam menggelar kegiatan Safari Ramadan di Masjid At Taqwa, Perum GKGA Desa Kedanyang, Gresik.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan pesan-pesan kemasyarakatan di tengah kekhusyukan bulan suci.
Camat Kebomas, Tri Joko Efendi, dalam sambutannya menekankan bahwa aktivitas membangunkan warga untuk makan sahur pada dasarnya adalah perbuatan mulia.
Namun, beliau memberikan catatan kritis jika aksi tersebut justru berujung pada konflik antarkelompok atau tawuran yang merugikan banyak pihak.
Menurut Tri, niat baik harus dibarengi dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi pribadi, keluarga, maupun masyarakat luas. Hal ini menjadi perhatian serius demi menjaga kesucian bulan Ramadan.
“Siapapun tahu, membangunkan sahur adalah niat baik, berbuat baik supaya puasanya lebih bertenaga, beribadah juga lebih bersemangat, namun membangunkan sahur dan berakibat tawuran ini madhorot-nya lebih besar, dan ini harus kita hindari dan jangan sampai terjadi di wilayah Kebomas,” tegas Tri di hadapan jamaah Masjid At Taqwa.
Baca Juga: Penataan Jabatan Dimulai, 30 Pejabat Eselon II Gresik Ikuti Uji Kompetensi
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan para orang tua untuk lebih intensif memperhatikan pergaulan anak-anak mereka. Pengawasan lingkungan juga menjadi poin penting agar situasi menjelang hingga usai lebaran nanti tetap berada dalam kondisi yang aman, damai, dan kondusif.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MUI Kecamatan Kebomas, KH Muhsin Munhamir, mengaku sangat berkesan dengan sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran pengurus masjid.
Beliau berharap tali silaturahmi antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat tetap terjaga dengan erat.
Baca Juga: Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal Mendadak di Kebomas Gresik, Sempat Kejang di Depan Gapura
Kegembiraan juga dirasakan oleh Ketua Takmir Masjid At Taqwa, Sutrisno. Ia menyebut kunjungan ini merupakan momen bersejarah bagi warga Perum GKGA Desa Kedanyang karena baru pertama kali dikunjungi oleh pejabat lintas sektor secara lengkap.
“Baru kali ini, masjid ini dikunjungi oleh jajaran Forkopimcam dan MUI, sejak masjid ini beroperasi tahun 2000, hal ini merupakan kehormatan bagi masjid dan jamaah kami,” pungkas Sutrisno. (jar/han)
Editor : Hany Akasah