32.8 C
Gresik
Sunday, 27 November 2022

Konser Denny Caknan di Gresik Dibatalkan, Berikut Penyebabnya

GRESIK- Ratusan penggemar penyanyi kondang Denny Caknan harus menelan pil pahit karena konser artis kesayangannya batal. Mirisnya pembatalan konser ini bukan diakibatkan sang artis sakit atau berhalangan melainkan panitia penyelenggara tidak mengantongi izin dari aparat kepolisian.

Informasi dilapangan menyebutkan, Polres Gresik baru menerima surat permohonan izin keramaian pada tanggal (10/09) atau H-3 menjelang acara. Padahal seharusnya proses perizinan bisa dilakukan jauh-jauh hari.

Kepala Satuan Intelejen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Gresik, AKP Nurdianto Eko Wartono menyebut pihak panitia terkesan tidak serius dalam menggelar acara. Hal itu terlihat dari permohonan izin keramaian yang baru diserahkan pada H-1. “Kami kaget saat menerima surat permohonan izin keramaian sedangkan acaranya akan digelar besok,” ujarnya.

Perwira jebolan akpol itu menyebut, selain panitia yang lalai, banyak persyaratan yang tidak dilengkapi oleh panitia dalam mengurus izin. Seperti surat pemberitahuan dari Kecamatan, Polsek, Koramil dan tim Satgas Covid-19.  “Penyelenggaraan kegiatan yang mendatangkan artis nasional proses perizinan harus sampai ke Polda. Tentu saja kami ikuti aturan yang ada karena hal ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Eko menegaskan, pihaknya menepis tudingan jika Polres Gresik dianggap mempersulit penyelenggaraan acara. Justru Polres Gresik berusaha memfasilitasi kegiatan yang digelar oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) tersebut. Hal ini dibuktikan dengan sikap Satintelkam yang proaktif mendatangi kampus sebagai sekretariat panitia. “Kami memberikan rekomendasi acaranya ditunda dulu agar Polres dan Forkopimcam bisa merapatkan hal ini. Baik perihal pola pengamanan dan lain sebagainya. Namun panitia malah memutuskan untuk membatalkan acara, ya kami tetap menghormati,” tandasnya.

GRESIK- Ratusan penggemar penyanyi kondang Denny Caknan harus menelan pil pahit karena konser artis kesayangannya batal. Mirisnya pembatalan konser ini bukan diakibatkan sang artis sakit atau berhalangan melainkan panitia penyelenggara tidak mengantongi izin dari aparat kepolisian.

Informasi dilapangan menyebutkan, Polres Gresik baru menerima surat permohonan izin keramaian pada tanggal (10/09) atau H-3 menjelang acara. Padahal seharusnya proses perizinan bisa dilakukan jauh-jauh hari.

Kepala Satuan Intelejen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Gresik, AKP Nurdianto Eko Wartono menyebut pihak panitia terkesan tidak serius dalam menggelar acara. Hal itu terlihat dari permohonan izin keramaian yang baru diserahkan pada H-1. “Kami kaget saat menerima surat permohonan izin keramaian sedangkan acaranya akan digelar besok,” ujarnya.

-

Perwira jebolan akpol itu menyebut, selain panitia yang lalai, banyak persyaratan yang tidak dilengkapi oleh panitia dalam mengurus izin. Seperti surat pemberitahuan dari Kecamatan, Polsek, Koramil dan tim Satgas Covid-19.  “Penyelenggaraan kegiatan yang mendatangkan artis nasional proses perizinan harus sampai ke Polda. Tentu saja kami ikuti aturan yang ada karena hal ini berkaitan dengan keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Eko menegaskan, pihaknya menepis tudingan jika Polres Gresik dianggap mempersulit penyelenggaraan acara. Justru Polres Gresik berusaha memfasilitasi kegiatan yang digelar oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) tersebut. Hal ini dibuktikan dengan sikap Satintelkam yang proaktif mendatangi kampus sebagai sekretariat panitia. “Kami memberikan rekomendasi acaranya ditunda dulu agar Polres dan Forkopimcam bisa merapatkan hal ini. Baik perihal pola pengamanan dan lain sebagainya. Namun panitia malah memutuskan untuk membatalkan acara, ya kami tetap menghormati,” tandasnya.

Most Read

Berita Terbaru

/