alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Merangkap Jual Miras, Kios Jamu Disergap Polisi

GRESIK – Jajaran anggota Polsek Manyar melakukan razia dan penggrebekan sebuah kios jamu dan susu teh madu jahe (STMJ)  nyambi berjualan miras di bulan Ramadan ini. Kios jamu dan STMJ menjual jamu untuk kebugaran tubuh justru disalahkan gunakan menjual minuman beralkohol tanpa izin edar.

Anggota Polsek Manyar, koramil, kepala desa serta tokoh masyarakat, dan banser setempat melakukan operasi miras di kios jamu yang ramai diperbincangkan warga, Rabu (28/4) malam.

Milati Muniroh ,45, warga Jalan KH. Syafi’i, Desa Pongangan pemilik kios jamu tidak bisa mengelak setelah petugas gabungan menemukan puluhan botol minum beralkohol disembunyikan ditumpukan pakaian hingga dalam lemari. Milati berdalih menjual minuman itu menghidupi keluarganya. Namun menurut tokoh agama, warga sekitar terlanjur kesal. Bukan hanya sekali ini perempuan paruh baya ini diciduk Polisi. Setidaknya sudah dua kali dibawa ke Polsek Manyar dengan perkara yang sama.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan wilayah hukumnya harus kondusif dari potensi gangguan selama Ramadan ini. Alumni Akpol 2013 itu menyebut, ditemukan 87 botol anggur merah, 2 botol anggur kolesom, 4 botol bir putih 4 botol dan 3 botol minuman soju. Pemilik kios diganjar tipiring, barang bukti pun disita.

Operasi dan penertiban dilakukan di tempat yang diduga menjual miras seperti kios jamu sebagai kedok. Pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin untuk mencegah tindak kriminalitas.  “Kami ingin memastikan situasi Manyar tetap aman dan kondusif.” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Jajaran anggota Polsek Manyar melakukan razia dan penggrebekan sebuah kios jamu dan susu teh madu jahe (STMJ)  nyambi berjualan miras di bulan Ramadan ini. Kios jamu dan STMJ menjual jamu untuk kebugaran tubuh justru disalahkan gunakan menjual minuman beralkohol tanpa izin edar.

Anggota Polsek Manyar, koramil, kepala desa serta tokoh masyarakat, dan banser setempat melakukan operasi miras di kios jamu yang ramai diperbincangkan warga, Rabu (28/4) malam.

Milati Muniroh ,45, warga Jalan KH. Syafi’i, Desa Pongangan pemilik kios jamu tidak bisa mengelak setelah petugas gabungan menemukan puluhan botol minum beralkohol disembunyikan ditumpukan pakaian hingga dalam lemari. Milati berdalih menjual minuman itu menghidupi keluarganya. Namun menurut tokoh agama, warga sekitar terlanjur kesal. Bukan hanya sekali ini perempuan paruh baya ini diciduk Polisi. Setidaknya sudah dua kali dibawa ke Polsek Manyar dengan perkara yang sama.

-

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan wilayah hukumnya harus kondusif dari potensi gangguan selama Ramadan ini. Alumni Akpol 2013 itu menyebut, ditemukan 87 botol anggur merah, 2 botol anggur kolesom, 4 botol bir putih 4 botol dan 3 botol minuman soju. Pemilik kios diganjar tipiring, barang bukti pun disita.

Operasi dan penertiban dilakukan di tempat yang diduga menjual miras seperti kios jamu sebagai kedok. Pihaknya akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin untuk mencegah tindak kriminalitas.  “Kami ingin memastikan situasi Manyar tetap aman dan kondusif.” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/