alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Berkas Lengkap, Pelaku Pembunuhan Janda Menganti Segera Disidang

GRESIK – Polisi telah melimpahkan berkas Musyafak, 39, warga asal Desa Masangan Kulon RT 06/RW 02, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Dalam waktu dekat pelaku pembunuhan terhadap Erni Kristianah, 36, janda anak satu di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti ini segera disidangkan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kasat Reskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro. Pelimpahan tahap dua tersebut setelah berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21. Sehingga, pihak kepolisian menyerahkan berkas tersebut bersama tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

“Sebelumnya berkas dari tahap 1 kita sudah ke kejaksaan dan kini sudah lengkap P21. Sekarang tahap II, berkas perkara bersama tersangka dan barang bukti kami serahkan ke kejaksaan,” ujarnya, Minggu (28/11).

Dengan begitu, pelaku pembunuhan Erni Kristianah ,36, janda anak satu di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti dengan tersangka Musyafak bisa lanjut ke meja hijau.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kuasa hukum tersangka Sulthon mengatakan sudah P21 dan sudah di limpahkan ke Kejaksaan.

“Iya benar saya yang mendampingi sampai tahap dua dan sudah dilimpahkan berkas tahap duanya sudah P21 beserta tersangka dan beberapa alat bukti ke kejaksaan, ” ungkapnya.

Sulthon menjelaskan saya mendampingi tersangka sampai tahap dua saja.

“Untuk selanjutnya dalam proses persidangan di Pengadilan (PN) Gresik sudah tidak saya dampingi, ” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya kasus pembunuhan Erni sempat mengemparkan Warga Bringkang Gresik pada 9 Juli 2021. Saat itu seorang saksi bernama Sriati ,44, mendatangi korban di rumahnya. Saksi curiga, korban yang diketahui di dalam kamar tak merespon saat dipanggil.

Dalam proses evakuasi ditemukan kejanggalan yang mengarah pada pembunuhan. Wajah korban terlihat penuh lebam, kepalanya luka mengeluarkan darah dan lidahnya menjular keluar. Sedangkan korban saat ditemukan sudah dalam setengah telanjang, dan lantai sekitar sudah dipenuhi darah segar.

Sriati kakak ipar korban menyakini, korban dibunuh oleh orang terdekatnya. Motifnya asmara. Sebab beberapa kali korban curhat ada sosok laki-laki yang saat ini sedang dekat dengannya. Namun Sriati sendiri mengaku tidak pernah ketemu dengan pria asing tersebut. (yud/rof)

GRESIK – Polisi telah melimpahkan berkas Musyafak, 39, warga asal Desa Masangan Kulon RT 06/RW 02, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Dalam waktu dekat pelaku pembunuhan terhadap Erni Kristianah, 36, janda anak satu di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti ini segera disidangkan.

Hal tersebut disampaikan langsung Kasat Reskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro. Pelimpahan tahap dua tersebut setelah berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21. Sehingga, pihak kepolisian menyerahkan berkas tersebut bersama tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

“Sebelumnya berkas dari tahap 1 kita sudah ke kejaksaan dan kini sudah lengkap P21. Sekarang tahap II, berkas perkara bersama tersangka dan barang bukti kami serahkan ke kejaksaan,” ujarnya, Minggu (28/11).

-

Dengan begitu, pelaku pembunuhan Erni Kristianah ,36, janda anak satu di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti dengan tersangka Musyafak bisa lanjut ke meja hijau.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kuasa hukum tersangka Sulthon mengatakan sudah P21 dan sudah di limpahkan ke Kejaksaan.

“Iya benar saya yang mendampingi sampai tahap dua dan sudah dilimpahkan berkas tahap duanya sudah P21 beserta tersangka dan beberapa alat bukti ke kejaksaan, ” ungkapnya.

Sulthon menjelaskan saya mendampingi tersangka sampai tahap dua saja.

“Untuk selanjutnya dalam proses persidangan di Pengadilan (PN) Gresik sudah tidak saya dampingi, ” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya kasus pembunuhan Erni sempat mengemparkan Warga Bringkang Gresik pada 9 Juli 2021. Saat itu seorang saksi bernama Sriati ,44, mendatangi korban di rumahnya. Saksi curiga, korban yang diketahui di dalam kamar tak merespon saat dipanggil.

Dalam proses evakuasi ditemukan kejanggalan yang mengarah pada pembunuhan. Wajah korban terlihat penuh lebam, kepalanya luka mengeluarkan darah dan lidahnya menjular keluar. Sedangkan korban saat ditemukan sudah dalam setengah telanjang, dan lantai sekitar sudah dipenuhi darah segar.

Sriati kakak ipar korban menyakini, korban dibunuh oleh orang terdekatnya. Motifnya asmara. Sebab beberapa kali korban curhat ada sosok laki-laki yang saat ini sedang dekat dengannya. Namun Sriati sendiri mengaku tidak pernah ketemu dengan pria asing tersebut. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru