alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Nyolong Motor, Warga Kampung Seng Babak Belur Dimassa

Gresik  – Apes nasib pelaku pencurian motor (curanmor) Elister Hasibuan, 44.  Warga asal Kampung Seng RT 08 RW 01 Kecamatan Simokerto Surabaya itu babak belur dimassa saat kepergok mencuri motor milik Asli Wahyudi , 35 , warga Jalan Wahidin Sudirohusodo 426, Kecamatan Kebomas.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Suja’i menuturkan, pelaku langsung diamankan oleh anggota Polsek Kebomas. Kedua tangannya diborgol dan dibawa ke mobil patroli. “Awalnya tidak mengaku, saat diperiksa sakunya ternyata ada kunci T lagi.

Lalu dihajar sama warga,” ujar Asli Wahyudi.

Dipaparkannya, kronologi pencurian terungkap saat Elister Hasibuan mengincar motor milik Asli Wahyudi yang diparkir di teras rumahnya. Saat itu, korban Asli Wahyudi baru saja menunaikan salat di masjid yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya. “Saat itu saya kaget tiba-tiba motor lampunya menyala hendak dibawa kabur pencuri. Namun, sebelum motornya dibawa kabur. Kakak saya mengetahuinya dan terjadi tarik-menarik tapi pelaku malah kabur,” ujar korban Asli Wahyudi kepada penyidik, Selasa (28/7). Mengetahui ada pencuri lanjut Wahyudi, spontan kakak saya berteriak maling-maling. Teriakan itu terdengar oleh warga lalu tanpa dikomando warga mengejar pelaku.   Selanjutnya, pelaku membuang topi, jaket hitam dan kunci T yang dipakai untuk merusak kontak motor.  Pelaku berusaha kabur sambil meninggalkan jejak sambil menuju ke balai desa Randuagung Kebomas. Pelaku bersembunyi di toilet.  Warga membuka masker. Warga langsung menghujamkan pukulan dan tendangan ke wajah dan tubuh pelaku. Tidak hanya itu, kursi plastik dihantamkan ke kepala pelaku.

“Saya kepepet kebutuhan karena lama menganggur lalu ada pikiran mencuri motor di wilayah Gresik tapi malah kepergok warga,” ungkap pelaku curanmor, Elister.(yud/han)

Gresik  – Apes nasib pelaku pencurian motor (curanmor) Elister Hasibuan, 44.  Warga asal Kampung Seng RT 08 RW 01 Kecamatan Simokerto Surabaya itu babak belur dimassa saat kepergok mencuri motor milik Asli Wahyudi , 35 , warga Jalan Wahidin Sudirohusodo 426, Kecamatan Kebomas.

Kanit Reskrim Polsek Kebomas Iptu Suja’i menuturkan, pelaku langsung diamankan oleh anggota Polsek Kebomas. Kedua tangannya diborgol dan dibawa ke mobil patroli. “Awalnya tidak mengaku, saat diperiksa sakunya ternyata ada kunci T lagi.

Lalu dihajar sama warga,” ujar Asli Wahyudi.

-

Dipaparkannya, kronologi pencurian terungkap saat Elister Hasibuan mengincar motor milik Asli Wahyudi yang diparkir di teras rumahnya. Saat itu, korban Asli Wahyudi baru saja menunaikan salat di masjid yang letaknya tak jauh dari tempat tinggalnya. “Saat itu saya kaget tiba-tiba motor lampunya menyala hendak dibawa kabur pencuri. Namun, sebelum motornya dibawa kabur. Kakak saya mengetahuinya dan terjadi tarik-menarik tapi pelaku malah kabur,” ujar korban Asli Wahyudi kepada penyidik, Selasa (28/7). Mengetahui ada pencuri lanjut Wahyudi, spontan kakak saya berteriak maling-maling. Teriakan itu terdengar oleh warga lalu tanpa dikomando warga mengejar pelaku.   Selanjutnya, pelaku membuang topi, jaket hitam dan kunci T yang dipakai untuk merusak kontak motor.  Pelaku berusaha kabur sambil meninggalkan jejak sambil menuju ke balai desa Randuagung Kebomas. Pelaku bersembunyi di toilet.  Warga membuka masker. Warga langsung menghujamkan pukulan dan tendangan ke wajah dan tubuh pelaku. Tidak hanya itu, kursi plastik dihantamkan ke kepala pelaku.

“Saya kepepet kebutuhan karena lama menganggur lalu ada pikiran mencuri motor di wilayah Gresik tapi malah kepergok warga,” ungkap pelaku curanmor, Elister.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/