alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Bocah Lima Tahun Tewas Terpeleset di Telaga

GRESIK – Malang nasib , Yusuf, 5 tahun. Bocak asal Dusun Kedungkakap RT 4 RW 2 Desa Kedungsekar, Kecamatan Benjeng itu  ditemukan tewas mengambang di sebuah telaga dekat rumahnya, Jumat (26/3) kemarin.

Kepala Desa Kedungsekar Jono mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat korban diduga tenggelam di telaga akibat terpeleset saat berangkat mengaji di masjid Desanya, Jumat (26/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian itu sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat berangkat mengaji, Yusuf berangkat sendirian dengan melewati pinggiran telaga desa. Saat berjalan itulah, Yusuf diduga terpeleset dan terjebur ke dalam telaga. “Saat kejadian tersebut tidak ada satupun orang yang mengetahuinya, ” ujarnya, Minggu (28/3).

Usai kejadian itu orang tua korban mencari Yusuf ke masjid, namun ternyata putranya tersebut belum sampai ke masjid. Orang tua korban juga sempat menanyakan keberadaan Yusuf kepada teman-temannya. Namun, tak ada yang mengetahui.

Kemudian, orang tua korban berinisiatif mencari di telaga tempat Yusuf lewat saat berangkat mengaji. Kakak Yusuf bernama Riyan juga membantu mencari. Saat itulah kakak korban menemukan sandal adiknya mengapung di pinggir telaga. Ia lantas memberitahukan kepada orang tuanya. “Dibantu warga, orang tua korban lalu mencari korban di telaga,” jelasnya.

Dengan dibantu warga upaya orang tua korban dan warga mencari Yusuf membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.02 WIB, korban Yusuf ditemukan. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Benjeng dan petugas medis menyatakan korban sudah meninggal. “Keluarga korban sudah mengikhlaskan. Korban kemudian dimakamkan sekitar pukul 17. 45 WIB di makam desa setempat,” pungkasnya. (yud/han)

GRESIK – Malang nasib , Yusuf, 5 tahun. Bocak asal Dusun Kedungkakap RT 4 RW 2 Desa Kedungsekar, Kecamatan Benjeng itu  ditemukan tewas mengambang di sebuah telaga dekat rumahnya, Jumat (26/3) kemarin.

Kepala Desa Kedungsekar Jono mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat korban diduga tenggelam di telaga akibat terpeleset saat berangkat mengaji di masjid Desanya, Jumat (26/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian itu sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat berangkat mengaji, Yusuf berangkat sendirian dengan melewati pinggiran telaga desa. Saat berjalan itulah, Yusuf diduga terpeleset dan terjebur ke dalam telaga. “Saat kejadian tersebut tidak ada satupun orang yang mengetahuinya, ” ujarnya, Minggu (28/3).

-

Usai kejadian itu orang tua korban mencari Yusuf ke masjid, namun ternyata putranya tersebut belum sampai ke masjid. Orang tua korban juga sempat menanyakan keberadaan Yusuf kepada teman-temannya. Namun, tak ada yang mengetahui.

Kemudian, orang tua korban berinisiatif mencari di telaga tempat Yusuf lewat saat berangkat mengaji. Kakak Yusuf bernama Riyan juga membantu mencari. Saat itulah kakak korban menemukan sandal adiknya mengapung di pinggir telaga. Ia lantas memberitahukan kepada orang tuanya. “Dibantu warga, orang tua korban lalu mencari korban di telaga,” jelasnya.

Dengan dibantu warga upaya orang tua korban dan warga mencari Yusuf membuahkan hasil. Sekitar pukul 16.02 WIB, korban Yusuf ditemukan. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Benjeng dan petugas medis menyatakan korban sudah meninggal. “Keluarga korban sudah mengikhlaskan. Korban kemudian dimakamkan sekitar pukul 17. 45 WIB di makam desa setempat,” pungkasnya. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/