alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 29 May 2022

Tersengat Jebakan Tikus, Petani Jatirembe Tewas

GRESIK – Jebakan tikus kembali memakan korban. Petani bernama Asmai, 55, asal Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng harus meregang nyawa usai tersengat listrik jebakan tikus di pematang sawahnya sendiri, Minggu (27/12).

Korban pertama kali ditemukan saudaranya Adenan, 42, yang juga ikut menggarap sawah tersebut. Posisi korban terlentang di pematang sawah dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Adenan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Jasad korban pun diangkat dari pematang sawah dan dievakuasi ke rumah warga.

Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi mengungkapkan, terdapat beberapa luka bakar pada tubuh korban. Ditengarai karena tersetrum aliran listrik kawat jebakan tikus.

“Saat tubuh korban diangkat ke atas tanggul, kondisi tubuh korban mengalami luka bakar pada jari kanan dan kiri serta pada bagian dada sepanjang empat sentimeter,” ujar Kapolsek Benjeng, Senin (28/12).

Ditambahkan Lukman saat kejadian, kawat jebakan tikus tersebut masih dialiri listrik. Diduga korban terkena aliran listrik saat memperbaiki kontur tanah sawah dengan tangan kosong. Hal tersebut dibuktikan dengan kawat listrik tersebut menempel pada jari kanan dan kiri korbanĀ  hingga membuat tubuhnya terpental jatuh ke belakang.

“Bahkan kawat listrik tersebut ikut terbawa dan putus hingga mengenai dada korban dan menyebabkan luka bakar,” pungkasnya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga pun menerima secara ikhlas sebagai musibah. Jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk kemudian dikebumikan.(yud/rof)

GRESIK – Jebakan tikus kembali memakan korban. Petani bernama Asmai, 55, asal Desa Jatirembe, Kecamatan Benjeng harus meregang nyawa usai tersengat listrik jebakan tikus di pematang sawahnya sendiri, Minggu (27/12).

Korban pertama kali ditemukan saudaranya Adenan, 42, yang juga ikut menggarap sawah tersebut. Posisi korban terlentang di pematang sawah dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Adenan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Jasad korban pun diangkat dari pematang sawah dan dievakuasi ke rumah warga.

Kapolsek Benjeng AKP Sholeh Lukman Hadi mengungkapkan, terdapat beberapa luka bakar pada tubuh korban. Ditengarai karena tersetrum aliran listrik kawat jebakan tikus.

-

“Saat tubuh korban diangkat ke atas tanggul, kondisi tubuh korban mengalami luka bakar pada jari kanan dan kiri serta pada bagian dada sepanjang empat sentimeter,” ujar Kapolsek Benjeng, Senin (28/12).

Ditambahkan Lukman saat kejadian, kawat jebakan tikus tersebut masih dialiri listrik. Diduga korban terkena aliran listrik saat memperbaiki kontur tanah sawah dengan tangan kosong. Hal tersebut dibuktikan dengan kawat listrik tersebut menempel pada jari kanan dan kiri korbanĀ  hingga membuat tubuhnya terpental jatuh ke belakang.

“Bahkan kawat listrik tersebut ikut terbawa dan putus hingga mengenai dada korban dan menyebabkan luka bakar,” pungkasnya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga pun menerima secara ikhlas sebagai musibah. Jasad korban langsung dievakuasi ke rumah duka untuk kemudian dikebumikan.(yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/