alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 28 May 2022

Tunggu Keajaiban, Istri Prajurit KRI Nanggala Cek Grup WA Tiap Waktu

GRESIK – Meskipun seluruh awak KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur, namun Eli Lailatul, 35, masih belum percaya dirinya harus kehilangan suaminya, Serda Hermanto. Maklum saja momen perjumpaan terakhir Eli dengan suaminya masih teringat jelas.

 

Bahkan Eli juga teringat pesan terakhir sang suami agar agar menjaga anak-anak dan mengajak mereka berjalan-jalan.  Hal tersebut diungkapkan Eli saat ditemui di kediamannya  Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Senin (26/4).

 

Eli tetap tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ia kerap kali memeriksa WA grup (WhatsApp), suatu waktu kalau ada kabar baik dari kru Kapal KRI Nanggala. Kendati demikian, dia masih yakin suaminya bisa selamat. “Ada WA grup nya, saya setiap hari mendapat perkembangan terbaru dari sana. Kami tetap berharap ada keajaiban,” kata Eli.

Serda Harmanto dan Eli Lailatul dikaruniai tiga anak. Paling kecil duduk dibangku TK, kemudian SMP dan satunya duduk dibangku SMA. Mereka berharap sang ayah kembali pulang agar bisa berjalan-jalan kembali.  Sebelum suaminya pergi bertugas, Eli mengaku tidak punya firasat apa-apa. Suaminya berpamitan berangkat seperti biasa Senin (19/4) kemarin melalui sambungan telepon. Sang suami juga menyampaikan jika nanti di tengah laut kemungkinan akan susah sinyal.  Namun tak disangka percakapan itu merupakan kontak terakhir dirinya dengan suaminya.

“Setiap akan berangkat tugas, bapak selalu mengajak anaknya untuk bermain atau sekadar keluar rumah menghabiskan waktu pada akhir pekan. Pekan ini, seharusnya bapak sudah kembali di rumah, menggendong si kecil yang masih TK untuk bermain,” tuturnya. Namun, pada Minggu kemarin mendapat kabar bahwa KRI Nanggala hilang kontak sampai saat ini hingga dinyatakan tenggelam dan seluruh awak krunya gugur. Usai menerima kabar itu, Eli ditemani ketiga buah hatinya berusaha tegar. “Kami hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban,” ungkapnya. (fir/han)

GRESIK – Meskipun seluruh awak KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur, namun Eli Lailatul, 35, masih belum percaya dirinya harus kehilangan suaminya, Serda Hermanto. Maklum saja momen perjumpaan terakhir Eli dengan suaminya masih teringat jelas.

 

Bahkan Eli juga teringat pesan terakhir sang suami agar agar menjaga anak-anak dan mengajak mereka berjalan-jalan.  Hal tersebut diungkapkan Eli saat ditemui di kediamannya  Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, Senin (26/4).

-

 

Eli tetap tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Ia kerap kali memeriksa WA grup (WhatsApp), suatu waktu kalau ada kabar baik dari kru Kapal KRI Nanggala. Kendati demikian, dia masih yakin suaminya bisa selamat. “Ada WA grup nya, saya setiap hari mendapat perkembangan terbaru dari sana. Kami tetap berharap ada keajaiban,” kata Eli.

Serda Harmanto dan Eli Lailatul dikaruniai tiga anak. Paling kecil duduk dibangku TK, kemudian SMP dan satunya duduk dibangku SMA. Mereka berharap sang ayah kembali pulang agar bisa berjalan-jalan kembali.  Sebelum suaminya pergi bertugas, Eli mengaku tidak punya firasat apa-apa. Suaminya berpamitan berangkat seperti biasa Senin (19/4) kemarin melalui sambungan telepon. Sang suami juga menyampaikan jika nanti di tengah laut kemungkinan akan susah sinyal.  Namun tak disangka percakapan itu merupakan kontak terakhir dirinya dengan suaminya.

“Setiap akan berangkat tugas, bapak selalu mengajak anaknya untuk bermain atau sekadar keluar rumah menghabiskan waktu pada akhir pekan. Pekan ini, seharusnya bapak sudah kembali di rumah, menggendong si kecil yang masih TK untuk bermain,” tuturnya. Namun, pada Minggu kemarin mendapat kabar bahwa KRI Nanggala hilang kontak sampai saat ini hingga dinyatakan tenggelam dan seluruh awak krunya gugur. Usai menerima kabar itu, Eli ditemani ketiga buah hatinya berusaha tegar. “Kami hanya bisa pasrah dan menunggu keajaiban,” ungkapnya. (fir/han)

Most Read

Berita Terbaru

/