Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Adu Banteng di Balongpanggang Gresik, Pengendara Motor Meninggal di Tempat

Y
Penulis: Yudhi Dwi Anggoro❯
TERGELETAK : Korban seorang pengendara sepeda motor tergeletak usai terlibat kecelakaan adu banteng dengan mobil pick up di Jalan Raya Kedungsumber Timur, Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang,
TERGELETAK : Korban seorang pengendara sepeda motor tergeletak usai terlibat kecelakaan adu banteng dengan mobil pick up di Jalan Raya Kedungsumber Timur, Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang,

RADAR GRESIK – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Gresik Selatan. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah bertabrakan adu banteng dengan mobil pick up di Jalan Raya Kedungsumber Timur, Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Gresik, pada Selasa (14/10) sekitar pukul 18.00 WIB.


Advertisement

Korban tewas dalam insiden tragis ini diketahui bernama Landianto (48), warga Dusun Kedungsumber Barat 2/1, Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Landianto mengendarai sepeda motor Honda Vario Tecno 150 warna putih bernomor polisi W 6578 DR.

Sementara itu, kendaraan lawan adalah mobil Daihatsu Grand Max Pick Up warna silver metalik bernomor polisi S 8870 WH, yang dikemudikan oleh Rojiun (45), warga Desa Plemeh Pahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.

Kapolsek Balongpanggang, AKP Wiwit Mariyanto, menjelaskan kronologi kecelakaan maut tersebut. Menurutnya, kecelakaan terjadi ketika korban Landianto melaju dari arah barat ke timur.

Advertisement

"Saat berusaha mendahului sepeda motor di depannya, dari arah berlawanan datang mobil Daihatsu Grand Max yang dikemudikan oleh Rojiun," ungkap AKP Wiwit.

"Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan sepeda motor korban menghantam bagian depan sebelah kanan mobil pick up tersebut. Benturan keras membuat korban terjatuh dan mengalami luka serius di bagian kepala," lanjutnya.

AKP Wiwit menyampaikan korban segera dilarikan ke RS Wates Husada Balongpanggang untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong. Selanjutnya, jenazah dirujuk ke RS Ibnu Sina Gresik untuk keperluan visum dan autopsi.

Advertisement

"Akibat kejadian tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat, dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp25 juta," ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Wiwit menuturkan petugas dari Polsek Balongpanggang yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti kedua kendaraan yang terlibat, serta memintai keterangan dari saksi-saksi. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban dan unit Laka Satlantas Polres Gresik untuk penanganan lebih lanjut.

"Polisi mengimbau para pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat akan mendahului kendaraan lain, serta memastikan kondisi jalan dalam keadaan aman sebelum mengambil manuver," pungkasnya. (yud)

 

 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Bawa Nama Gresik ke Jakarta, Dalang Cilik Kikis Danurejo Siap Tampil di FDA Nasional

Bawa Nama Gresik ke Jakarta, Dalang Cilik Kikis Danurejo Siap Tampil di FDA Nasional

RADAR GRESIK – Peribahasa buah jatuh tak jauh dari pohonnya sangat tepat menggambarkan sosok Kikis Danurejo Pinatih. Dalang cilik asal Dusun Kedungjati, Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik

Kawal Transparansi Dana Desa, DPRD Gresik Bersama Kecamatan Balongpanggang Gelar Monev Strategis

Kawal Transparansi Dana Desa, DPRD Gresik Bersama Kecamatan Balongpanggang Gelar Monev Strategis

RADAR GRESIK – Pemerintah Kecamatan Balongpanggang bekerja sama dengan DPRD Kabupaten Gresik menggelar agenda strategis Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penguatan Tata Kelola Pemerintah Desa (Pemdes). Berlangsung di Aula

RS Wates Husada Hadir di HSN 2026, Edukasi Cegah Narkoba Sejak Dini dan Siap Dampingi Pemulihan

RS Wates Husada Hadir di HSN 2026, Edukasi Cegah Narkoba Sejak Dini dan Siap Dampingi Pemulihan

RS Wates Husada Balongpanggang sosialisasi cegah narkoba di Semarak HSN 2026 WEP Gresik. Psikolog RSWH Yogestri Rahmahapin ajak santri raih prestasi Generasi Emas 2045 & menegaskan kesiapan mendampingi pemulihan korban.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer