Diduga Nekat Akhiri Hidup, Pemuda Kedamean Gresik Ditemukan Meninggal di Dapur

RADAR GRESIK – Warga Dusun Gorekan Kidul, Desa Cermen, Kecamatan Kedamean, Gresik digemparkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia dengan dugaan mengakhiri hidup di dapur rumahnya pada Jumat (3/10) sore.
Korban diketahui bernama Saefudin (25), warga setempat yang tinggal bersama orang tuanya di Dusun Gorekan Kidul RT 005 RW 003, Desa Cermen, Kedamean.
Menurut Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudon, peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban, Rukiati (56), saat pulang dari sawah sekitar pukul 16.30 WIB.
"Saat tiba di rumah, saksi mendapati anaknya sudah dalam posisi tergantung di dapur menggunakan tali tampar," ujar Iptu Ekwan.
Sontak, Rukiati berteriak meminta pertolongan. Bersama pamannya, Arifin (72), mereka berupaya menurunkan tubuh korban dengan memotong tali yang melilit lehernya. Sayangnya, korban sudah tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kedamean untuk penanganan lebih lanjut.
Tim identifikasi Polres Gresik segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Slempit.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, baik tim identifikasi Polres Gresik maupun tenaga medis Puskesmas Slempit tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal dunia karena tindakan mengakhiri hidup," ungkap Iptu Ekwan.
Pihak keluarga korban menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi dan telah membuat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.
Kapolsek menambahkan keterangan dari pihak keluarga, "Ibu korban menyampaikan bahwa Saefudin dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang bersosialisasi baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar," tutupnya. (yud/han)



