26 C
Gresik
Saturday, 26 November 2022

Dua Pelaku Penganiaya Pedagang Nanas Diduga Kabur Keluar Kota

GRESIK – Polres Gresik masih mengejar dua pelaku kasus pengeroyokan disertai penganiayaan yang membuat seorang pedagang buah nanas tewas. Pasalnya, hingga saat ini kedua pelaku itu melarikan diri usai membuat korban kehilangan nyawa di Pasar Gadung, Kecamatan Driyorejo.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan mengatakan dari tujuh terduga pelaku, lima orang sudah diamankan. Kurang dua pelaku lagi yang masih kabur. Diduga keduanya kabur keluar kota.

Lima pelaku yang sudah ditangkap yakni Dian ,18, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo dan Andrian ,22, warga Kabupaten Lamongan dan Moch diamankan lebih dahulu. Kemudian pelaku lagi bernama Aliev Khan Efendi,19, warga Desa Mojosarirejo, Driyorejo, Anton ,18, warga NTT tinggal di Kota Baru Driyorejo (KBD) dan Ahmad, 29, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo. Selain diamankan, para pelaku ada yang diantar kedua orang tua ke kantor polisi. “Dua pelakunya yang kabur (DPO), kami sudah mengantongi identitasnya,” ujarnya, Rabu (23/11).

GRESIK – Polres Gresik masih mengejar dua pelaku kasus pengeroyokan disertai penganiayaan yang membuat seorang pedagang buah nanas tewas. Pasalnya, hingga saat ini kedua pelaku itu melarikan diri usai membuat korban kehilangan nyawa di Pasar Gadung, Kecamatan Driyorejo.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan mengatakan dari tujuh terduga pelaku, lima orang sudah diamankan. Kurang dua pelaku lagi yang masih kabur. Diduga keduanya kabur keluar kota.

Lima pelaku yang sudah ditangkap yakni Dian ,18, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo dan Andrian ,22, warga Kabupaten Lamongan dan Moch diamankan lebih dahulu. Kemudian pelaku lagi bernama Aliev Khan Efendi,19, warga Desa Mojosarirejo, Driyorejo, Anton ,18, warga NTT tinggal di Kota Baru Driyorejo (KBD) dan Ahmad, 29, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo. Selain diamankan, para pelaku ada yang diantar kedua orang tua ke kantor polisi. “Dua pelakunya yang kabur (DPO), kami sudah mengantongi identitasnya,” ujarnya, Rabu (23/11).

Most Read

Berita Terbaru

/