alexametrics
29 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Pemuda Manyar Terjaring Razia Knalpot Brong

GRESIK – Seorang pemuda terjaring razia knalpot brong oleh anggota Polsek Manyar, Akibatnya pemuda tersebut di suruh memasang knalpot dan onderdil motor kembali seperti standar pabrikan lantaran terjaring razia knalpot brong.

Diketahui pemuda tersebut bernama Fatichul Kamilul Haq ,18, pemuda warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar tak menyangka bakal berurusan dengan Polisi.Dia diamankan di Mapolsek Manyar usai bleyer – bleyer motor yang dikendarainya saat melintad di jalan raya Sukomulyo.

Suara knalpot brong yang mengeluarkan suara bising mengganggu warga serkitar. Ketika itu bertepatan sedang ada anggota Polsek Manyar tengah melakukan razia dan patroli.

Mengetahui hal tersebut anggota Polsek Manyar langsung menghentikan pemotor yang tidak memakai helm keselamatan ini tak berkutik menghentikan aksi geber-geber di jalan raya. Bukan hanya helm, kelengkapan standar sepeda motor seperti lampu sein dan surat kelengkapan pun tak bisa ditunjukkan kepada petugas. Bahkan ban yang dipakai juga tidak sesuai ketentuan.

Aiptu Moh Fahrur Rozi bersama Bripka Hadi yang mendapati pemotor bleyer – bleyer menggunakan knalpot brong langsung melayangkan surat tilang.

“Motor protolan dan ber knalpot brong langsung diangkut mobil patroli Polisi untuk diamankan agar tidak menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas dan motor tersebut merupakan motor pinjaman milik temannya.” ujar Rozi, Rabu (24/11).

Sementara Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan dua pekan terhitung tanggal 15 November 2021 hingga tanggal 28 November 2021 Polres Gresik menggelar operasi zebra.

“Kegiatannya diprioritaskan pada pencegahan Covid-19. Juga menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).” terangnya.

Pihaknya tidak akan segan untuk menindak pengendara yang berpotensi menyebabkan laka lantas.

Ditambahkan mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengharuskan untuk melengkapi surat-surat seperti SIM dan STNK.

“Juga memasang kembali onderdil motor sesuai standar sebagai syarat bisa membawa pulang motor yang diamankan, ” pungkasnya. (yud)


GRESIK – Seorang pemuda terjaring razia knalpot brong oleh anggota Polsek Manyar, Akibatnya pemuda tersebut di suruh memasang knalpot dan onderdil motor kembali seperti standar pabrikan lantaran terjaring razia knalpot brong.

Diketahui pemuda tersebut bernama Fatichul Kamilul Haq ,18, pemuda warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar tak menyangka bakal berurusan dengan Polisi.Dia diamankan di Mapolsek Manyar usai bleyer – bleyer motor yang dikendarainya saat melintad di jalan raya Sukomulyo.

Suara knalpot brong yang mengeluarkan suara bising mengganggu warga serkitar. Ketika itu bertepatan sedang ada anggota Polsek Manyar tengah melakukan razia dan patroli.

-

Mengetahui hal tersebut anggota Polsek Manyar langsung menghentikan pemotor yang tidak memakai helm keselamatan ini tak berkutik menghentikan aksi geber-geber di jalan raya. Bukan hanya helm, kelengkapan standar sepeda motor seperti lampu sein dan surat kelengkapan pun tak bisa ditunjukkan kepada petugas. Bahkan ban yang dipakai juga tidak sesuai ketentuan.

Aiptu Moh Fahrur Rozi bersama Bripka Hadi yang mendapati pemotor bleyer – bleyer menggunakan knalpot brong langsung melayangkan surat tilang.

“Motor protolan dan ber knalpot brong langsung diangkut mobil patroli Polisi untuk diamankan agar tidak menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas dan motor tersebut merupakan motor pinjaman milik temannya.” ujar Rozi, Rabu (24/11).

Sementara Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan dua pekan terhitung tanggal 15 November 2021 hingga tanggal 28 November 2021 Polres Gresik menggelar operasi zebra.

“Kegiatannya diprioritaskan pada pencegahan Covid-19. Juga menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).” terangnya.

Pihaknya tidak akan segan untuk menindak pengendara yang berpotensi menyebabkan laka lantas.

Ditambahkan mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengharuskan untuk melengkapi surat-surat seperti SIM dan STNK.

“Juga memasang kembali onderdil motor sesuai standar sebagai syarat bisa membawa pulang motor yang diamankan, ” pungkasnya. (yud)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru