alexametrics
30 C
Gresik
Saturday, 23 October 2021

Tewas Bersimbah Darah Di Jalan, Polisi Dalami Kematian Pemuda Petiken

GRESIK- Pihak Kepolisian melakukan olah TKP di Jalan Raya terkait tewasnya Saputra Ferdiansyah,16. Pasalnya, pemuda asal Petiken, Kecamatan Driyorejo itu ditemukan bersimbah darah, Minggu (12/9) dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Olah TKP dipimpin Ipda Tasmani selaku Kanitlantas Polsek Driyorejo. Tim dari Satreskrim Polsek Driyorejo juga turut andil dalam perkara tersebut.

Ipda Tasmani mengatakan, korban ditemukan tewas diduga dengan luka dalam di bagian tengkorak kepala bagian belakang. Korban terkapar di seberang PT Rama Emerald Multisukses, Jalan Raya Tenaru, Kecamatan Driyorejo.

Informasi yang beredar di sosial media tewasnya Saputra karena diduga begal, ada pula yang menyebut kecelakaan lalu lintas. Namun, untuk memastikan duduk perkara kasus tersebut, pihak Polsek Driyorejo menggelar olah TKP yang juga dihadiri dari Tim Jasa Raharja, yang diwakili Aldion Eka Nanda.

“Infonya saat yang bersangkutan berboncengan dicegat empat orang. Empat orang itu siapa? Makanya dicari,” kata Ipda Tasmani disela olah TKP.

Jayadi selaku orangtua Ferdiansyah berharap pihak Kepolisian bisa segera. mengungkap kasus kematian anaknya. Keganjalan atas kematian anaknya tersebut. Menurutnya, anaknya itu dibonceng hendak cari warung makan. Namun dia diduga dihadang empat  orang. “Anak saya meninggal, sedangkan temannya selamat. Saat dibonceng itu, dia dihadang oleh empat orang. Lalu berhenti, dan dikeroyok,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaidi menuturkan, Kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal yang dialami korban.  “Saat kecelakaan ada dua korban satu meninggal dan satunya lagi luka ringan kini ditangani Unit laka lantas Polres Gresik, ” tuturnya.

Sementara Kanit Laka lantas Ipda Suharto mengatakan, kasus itu masih dalam pemeriksaan.  “Hasilnya nanti disampaikan ini masih penyelidikan, ” pungkasnya singkat. (yud/han)


GRESIK- Pihak Kepolisian melakukan olah TKP di Jalan Raya terkait tewasnya Saputra Ferdiansyah,16. Pasalnya, pemuda asal Petiken, Kecamatan Driyorejo itu ditemukan bersimbah darah, Minggu (12/9) dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Olah TKP dipimpin Ipda Tasmani selaku Kanitlantas Polsek Driyorejo. Tim dari Satreskrim Polsek Driyorejo juga turut andil dalam perkara tersebut.

Ipda Tasmani mengatakan, korban ditemukan tewas diduga dengan luka dalam di bagian tengkorak kepala bagian belakang. Korban terkapar di seberang PT Rama Emerald Multisukses, Jalan Raya Tenaru, Kecamatan Driyorejo.

Informasi yang beredar di sosial media tewasnya Saputra karena diduga begal, ada pula yang menyebut kecelakaan lalu lintas. Namun, untuk memastikan duduk perkara kasus tersebut, pihak Polsek Driyorejo menggelar olah TKP yang juga dihadiri dari Tim Jasa Raharja, yang diwakili Aldion Eka Nanda.

-

“Infonya saat yang bersangkutan berboncengan dicegat empat orang. Empat orang itu siapa? Makanya dicari,” kata Ipda Tasmani disela olah TKP.

Jayadi selaku orangtua Ferdiansyah berharap pihak Kepolisian bisa segera. mengungkap kasus kematian anaknya. Keganjalan atas kematian anaknya tersebut. Menurutnya, anaknya itu dibonceng hendak cari warung makan. Namun dia diduga dihadang empat  orang. “Anak saya meninggal, sedangkan temannya selamat. Saat dibonceng itu, dia dihadang oleh empat orang. Lalu berhenti, dan dikeroyok,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaidi menuturkan, Kejadian itu merupakan kecelakaan tunggal yang dialami korban.  “Saat kecelakaan ada dua korban satu meninggal dan satunya lagi luka ringan kini ditangani Unit laka lantas Polres Gresik, ” tuturnya.

Sementara Kanit Laka lantas Ipda Suharto mengatakan, kasus itu masih dalam pemeriksaan.  “Hasilnya nanti disampaikan ini masih penyelidikan, ” pungkasnya singkat. (yud/han)


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru