alexametrics
30C
Gresik
Monday, 12 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Warga Banyuurip Nyolong Hp Majikannnya, Tak Sadar Terekam CCTV

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Warga asal Desa Banyuurip RT 001 RW 001, Kecamatan, Arifin ditangkap anggota reskrim di Kapolsek Kedamean. Pria berusia 43 tahun itu terciduk mencuri ponsel majikannya dan terekam kamera CCTV. Kapolsek Kedamean AKP Ali Saiful mengatakan, pencurian ini berawal saat pelaku Arifin sedang kongkow-kongkow atau ngopi sendirian di depan rumah korban Arief Rachman duduk di kursi panjang ada ponsel tergeletak di tempat tersebut.

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mengambil lalu ditaruh di dalam saku celana sebelah kiri. Tidak lama kemudian, pelaku bergegas pindah ke tempat lain sambil menawarkan barang curiannya ke Samsul Anwar yang menjadi daftar pencarian orang (DPO). Ponsel curian tersebut ditawarkan ke rekan pelaku seharga Rp 500 ribu. Setelah ponsel terjual, pelaku bergegas pulang ke rumah untuk istirahat. Tepatnya, di Dusun Kalangan Desa Karangandong, Driyorejo, Gresik. Selang beberapa menit korban mencari ponselnya yang hilang dicuri orang. Selanjutnya, korban

embuka alat bantu berupa kamera CCTV yang terpasang di atas gerbang pintu atas pojok kiri.

Setelah rekaman kamera CCTV dibuka. Ponselnya hilang dicuri orang atau anak buahnya sendiri. Mengetahui hal itu, korban lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Menganti. Petugas yang datang ke lokasi memutar ulang kamera CCTV milik korban. Berdasarkan ciri-cirinya mengarah ke Arifin. Petugas lalu memburu pelaku di tempat tinggalnya. Usai digeledah ditemukan barang bukti ponsel milik korban.

kasus tersebut. Pelaku merupakan anak buah korban. Sebab, ponsel korban itu saat dicuri ada di Dewi Maya Sari karena sesuai GPS yang terpasang ponsel milik korban itu sempat diamankan. “Ponsel milik korban yang dicuri tersangka Arifin sempat ditaruh di meja etalase toko yang ada di Dusun Karangandong, Kecamatan Driyorejo. Selanjutnya, barang bukti tersebut diamankan oleh angota kami guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (22/02).

Sementara itu, pelaku Arifin mengaku dirinya terpaksa mencuri karena kepepet kebutuhan sehari-sehari. Sebab, gaji pegawai bekerja di tempat majikannya tidak mencukupi. “Saya terpaksa mencuri pak habis untuk kebutuhan sehari-hari. Saya kapok tidak akan mengulangi perbuatan mencuri lagi,” paparnya.

Kini Arifin mendekam di penjara Polsek Kedamean usai menjalani pemeriksaan. Pelaku juga dijerat dengan pasal 363 KHUP. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah ponsel, dan sisa uang sebesar Rp 210 ribu.(yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Warga asal Desa Banyuurip RT 001 RW 001, Kecamatan, Arifin ditangkap anggota reskrim di Kapolsek Kedamean. Pria berusia 43 tahun itu terciduk mencuri ponsel majikannya dan terekam kamera CCTV. Kapolsek Kedamean AKP Ali Saiful mengatakan, pencurian ini berawal saat pelaku Arifin sedang kongkow-kongkow atau ngopi sendirian di depan rumah korban Arief Rachman duduk di kursi panjang ada ponsel tergeletak di tempat tersebut.

Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mengambil lalu ditaruh di dalam saku celana sebelah kiri. Tidak lama kemudian, pelaku bergegas pindah ke tempat lain sambil menawarkan barang curiannya ke Samsul Anwar yang menjadi daftar pencarian orang (DPO). Ponsel curian tersebut ditawarkan ke rekan pelaku seharga Rp 500 ribu. Setelah ponsel terjual, pelaku bergegas pulang ke rumah untuk istirahat. Tepatnya, di Dusun Kalangan Desa Karangandong, Driyorejo, Gresik. Selang beberapa menit korban mencari ponselnya yang hilang dicuri orang. Selanjutnya, korban

embuka alat bantu berupa kamera CCTV yang terpasang di atas gerbang pintu atas pojok kiri.

Mobile_AP_Half Page

Setelah rekaman kamera CCTV dibuka. Ponselnya hilang dicuri orang atau anak buahnya sendiri. Mengetahui hal itu, korban lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Menganti. Petugas yang datang ke lokasi memutar ulang kamera CCTV milik korban. Berdasarkan ciri-cirinya mengarah ke Arifin. Petugas lalu memburu pelaku di tempat tinggalnya. Usai digeledah ditemukan barang bukti ponsel milik korban.

kasus tersebut. Pelaku merupakan anak buah korban. Sebab, ponsel korban itu saat dicuri ada di Dewi Maya Sari karena sesuai GPS yang terpasang ponsel milik korban itu sempat diamankan. “Ponsel milik korban yang dicuri tersangka Arifin sempat ditaruh di meja etalase toko yang ada di Dusun Karangandong, Kecamatan Driyorejo. Selanjutnya, barang bukti tersebut diamankan oleh angota kami guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa (22/02).

Sementara itu, pelaku Arifin mengaku dirinya terpaksa mencuri karena kepepet kebutuhan sehari-sehari. Sebab, gaji pegawai bekerja di tempat majikannya tidak mencukupi. “Saya terpaksa mencuri pak habis untuk kebutuhan sehari-hari. Saya kapok tidak akan mengulangi perbuatan mencuri lagi,” paparnya.

Kini Arifin mendekam di penjara Polsek Kedamean usai menjalani pemeriksaan. Pelaku juga dijerat dengan pasal 363 KHUP. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah ponsel, dan sisa uang sebesar Rp 210 ribu.(yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru