alexametrics
29 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Pedagang Mi Ayam asal Bojonegoro Nekat Jualan Sabu

GRESIK– Wahyu Jaya Nugraha, 22, warga Desa Mulyo Agung RT 4/RW 1 Kabupaten Bojonegoro yang indekos di Jalan Permata Raya Perumahan Graha Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas diringkus Satreskoba Polres Gresik, Rabu (21/10) lalu. Pemuda yang sehari-hari berjualan mi ayam ini kedapatan membawa dan memiliki barang haram sabu-sabu saat berada di salah satu kedai kopi dekat kosnya.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto membeberkan, tersangka diamankan sekitar pukul 22.00. Benar saja, saat diperiksa menemukan narkoba jenis sabu.

“Satu plastik klip berisi sabu seberat 0,28 gram disimpan pelaku di dalam potongan sedotan,” ujar Kasatreskoba, Jumat (23/10).

Hery menambahkan, barang haram tersebut hendak dijual oleh tersangka. Hasilnya untuk tambahan penghasilan sehari-hari. “Kami juga amankan satu buah pipet kaca dan satu buah HP Oppo A7 warna hitam dari tangan tersangka,” imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu.

Masih menurut Hery, tersangka setiap hari bekerja sebagai penjual mie ayam. Dan selama di Gresik ia ngekos di Jalan Permata Raya Perumahan Graha Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

Dari pengakuannya, tersangka menggunakan keuntungan berjualan sabu untuk mendapat penghasilan. “Motifnya untuk menambah pendapatan. Keuntungan dari sekali transaksi Rp 100 ribu,” tukasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, pria 22 tahun tersebut dijebloskan ke balik terali besi penjara. Serta dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 114 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika.(yud/rof)

GRESIK– Wahyu Jaya Nugraha, 22, warga Desa Mulyo Agung RT 4/RW 1 Kabupaten Bojonegoro yang indekos di Jalan Permata Raya Perumahan Graha Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas diringkus Satreskoba Polres Gresik, Rabu (21/10) lalu. Pemuda yang sehari-hari berjualan mi ayam ini kedapatan membawa dan memiliki barang haram sabu-sabu saat berada di salah satu kedai kopi dekat kosnya.

Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto membeberkan, tersangka diamankan sekitar pukul 22.00. Benar saja, saat diperiksa menemukan narkoba jenis sabu.

“Satu plastik klip berisi sabu seberat 0,28 gram disimpan pelaku di dalam potongan sedotan,” ujar Kasatreskoba, Jumat (23/10).

-

Hery menambahkan, barang haram tersebut hendak dijual oleh tersangka. Hasilnya untuk tambahan penghasilan sehari-hari. “Kami juga amankan satu buah pipet kaca dan satu buah HP Oppo A7 warna hitam dari tangan tersangka,” imbuh perwira dengan tiga balok di pundak itu.

Masih menurut Hery, tersangka setiap hari bekerja sebagai penjual mie ayam. Dan selama di Gresik ia ngekos di Jalan Permata Raya Perumahan Graha Bunder Asri, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas.

Dari pengakuannya, tersangka menggunakan keuntungan berjualan sabu untuk mendapat penghasilan. “Motifnya untuk menambah pendapatan. Keuntungan dari sekali transaksi Rp 100 ribu,” tukasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan ulahnya, pria 22 tahun tersebut dijebloskan ke balik terali besi penjara. Serta dijerat dengan pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 114 ayat (1) UU 35/2009 tentang Narkotika.(yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/