25 C
Gresik
Monday, 30 January 2023

Ditinggal Keluar Kota, Rumah Warga Suci Gosong

GRESIK – Samiri ,60, warga Jalan Poros Banjarsari Desa Suci, Kecamatan Manyar hanya bisa pasrah melihat rumah yang ditempatinya beberapa tahun terakhir hangus dilalap api. Beruntung dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat api membakar seluruh bangunan rumah, penghuninya tidak ada di tempat.

Salah satu saksi Wicaksono menceritakan dalam hitungan detik, api langsung membesar kemudian menghanguskan seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu. “Pemilik rumah berada di Surabaya saat kejadian kebakaran pukul 15.30 wib. Api dengan cepat meratakan bangunan dan isi di dalam rumah,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Pasalnya, saat kejadian sudah muncul titik api yang semula kecil langsung membesar.

“Melihat api terus membesar, saya melaporkan ke petugas pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, AH. Sinaga mengatakan, proses pemadam kebakaran butuh ekstra tenaga. Ini seluruh bangunan terbuat dari kayu triplek.

Baca Juga : Ibu Hamil Tak Bisa Turun, Damkarla Gresik Datang Bawa Mobil Tangga

Baca Juga : Bikin Petani Takut, Damkarla Gresik Tangkap Ular Piton di Sawah

“Dibutuhkan waktu satu jam lebih untuk memadamkan api, dan petugas berhati-hati karena angin juga bertiup kencang,” katanya.

Mantan Kadispora Gresik itu mengimbau agar masyarakat melaporkan bila ada kejadian kebakaran.

“Langsung lapor ke 112 petugas siap siaga 24 jam bila ada laporan dari masyarakat,” pungkasnya. (fir/han)

 

GRESIK – Samiri ,60, warga Jalan Poros Banjarsari Desa Suci, Kecamatan Manyar hanya bisa pasrah melihat rumah yang ditempatinya beberapa tahun terakhir hangus dilalap api. Beruntung dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa. Pasalnya, saat api membakar seluruh bangunan rumah, penghuninya tidak ada di tempat.

Salah satu saksi Wicaksono menceritakan dalam hitungan detik, api langsung membesar kemudian menghanguskan seluruh bangunan rumah yang terbuat dari kayu. “Pemilik rumah berada di Surabaya saat kejadian kebakaran pukul 15.30 wib. Api dengan cepat meratakan bangunan dan isi di dalam rumah,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Pasalnya, saat kejadian sudah muncul titik api yang semula kecil langsung membesar.

-

“Melihat api terus membesar, saya melaporkan ke petugas pemadam kebakaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, AH. Sinaga mengatakan, proses pemadam kebakaran butuh ekstra tenaga. Ini seluruh bangunan terbuat dari kayu triplek.

Baca Juga : Ibu Hamil Tak Bisa Turun, Damkarla Gresik Datang Bawa Mobil Tangga

Baca Juga : Bikin Petani Takut, Damkarla Gresik Tangkap Ular Piton di Sawah

“Dibutuhkan waktu satu jam lebih untuk memadamkan api, dan petugas berhati-hati karena angin juga bertiup kencang,” katanya.

Mantan Kadispora Gresik itu mengimbau agar masyarakat melaporkan bila ada kejadian kebakaran.

“Langsung lapor ke 112 petugas siap siaga 24 jam bila ada laporan dari masyarakat,” pungkasnya. (fir/han)

 

Most Read

Berita Terbaru