26 C
Gresik
Saturday, 26 November 2022

Lima Pelaku Pembunuh Penjual Nanas Sudah Diamankan

GRESIK – Dua pelaku penganiayaan terhadap penjual nanas, Eko Bayu Asmoro ,21, di Pasar Gadung Kecamatan Driyorejo kembali ditangkap. Mereka adalah Anton ,18, warga NTT tinggal di Kota Baru Driyorejo (KBD) dan Ahmad, 29, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo. Sebelumnya anggota Satreskrim Polres Gresik juga sudah mengamankan tiga pelaku. Ketiganya bernama Dian warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Andrian warga Kabupaten Lamongan dan Moch. Aliev Khan Efendi,19, warga Desa Mojosarirejo, Driyorejo. Dengan demikian sudah lima orang dari tujuh  pelaku yang diamankan oleh Satreskrim atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan Eko Bayu tewas.

Baca Juga : Diduga Dikeroyok dan Dianiaya Pesilat, Penjual Nanas Tewas di Ruko

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan membenarkan dua pelaku kembali, Minggu (20/11) malam.

“Kemarin, Minggu (20/11) malam pelaku Anton umur 18 tahun dan Ahmad umur 29 tahun diamankan Reskrim Polsek Driyorejo. Para pelaku diantar oleh kedua orang tuanya untuk menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo,” ujarnya, Minggu (21/11).

Kedua pelaku langsung menjalani pemeriksaan di Mapolres Gresik.

Baca Juga : Istri Penjual Nanas Hamil Tujuh Bulan, Polisi Buru Lima Pelaku

“Sudah lima pelaku yang diamankan, jadi kurang dua pelaku yang masih DPO. Pihak kami masih melakukan penyidikan,” ungkapnya.

Baca Juga : Sempat Kabur, Pelaku Diantarkan Orang Tuanya ke Polsek Driyorejo

Dipaparkannya, penjual nanas, Eko Bayu Asmoro tewas di tangan tujuh pelaku pesilat. Alasan utamanya, korban Eko  menggunakan kaos dari perguruan silat lainnya yang tidak sama dengan ketujuh pelaku.  Dengan brutal, ketujuh pelaku langsung memukuli  korban hingga meninggal dunia.  Korban mengalami luka pada sekujur badannya. Luka terparah yang diduga menyebakan korban meninggal yaitu luka pada kepala serta ada bekas cekikan tangan di leher korban.(yud/han)

GRESIK – Dua pelaku penganiayaan terhadap penjual nanas, Eko Bayu Asmoro ,21, di Pasar Gadung Kecamatan Driyorejo kembali ditangkap. Mereka adalah Anton ,18, warga NTT tinggal di Kota Baru Driyorejo (KBD) dan Ahmad, 29, warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo. Sebelumnya anggota Satreskrim Polres Gresik juga sudah mengamankan tiga pelaku. Ketiganya bernama Dian warga Desa Gadung, Kecamatan Driyorejo, Andrian warga Kabupaten Lamongan dan Moch. Aliev Khan Efendi,19, warga Desa Mojosarirejo, Driyorejo. Dengan demikian sudah lima orang dari tujuh  pelaku yang diamankan oleh Satreskrim atas dugaan penganiayaan yang menyebabkan Eko Bayu tewas.

Baca Juga : Diduga Dikeroyok dan Dianiaya Pesilat, Penjual Nanas Tewas di Ruko

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdan membenarkan dua pelaku kembali, Minggu (20/11) malam.

-

“Kemarin, Minggu (20/11) malam pelaku Anton umur 18 tahun dan Ahmad umur 29 tahun diamankan Reskrim Polsek Driyorejo. Para pelaku diantar oleh kedua orang tuanya untuk menyerahkan diri ke Polsek Driyorejo,” ujarnya, Minggu (21/11).

Kedua pelaku langsung menjalani pemeriksaan di Mapolres Gresik.

Baca Juga : Istri Penjual Nanas Hamil Tujuh Bulan, Polisi Buru Lima Pelaku

“Sudah lima pelaku yang diamankan, jadi kurang dua pelaku yang masih DPO. Pihak kami masih melakukan penyidikan,” ungkapnya.

Baca Juga : Sempat Kabur, Pelaku Diantarkan Orang Tuanya ke Polsek Driyorejo

Dipaparkannya, penjual nanas, Eko Bayu Asmoro tewas di tangan tujuh pelaku pesilat. Alasan utamanya, korban Eko  menggunakan kaos dari perguruan silat lainnya yang tidak sama dengan ketujuh pelaku.  Dengan brutal, ketujuh pelaku langsung memukuli  korban hingga meninggal dunia.  Korban mengalami luka pada sekujur badannya. Luka terparah yang diduga menyebakan korban meninggal yaitu luka pada kepala serta ada bekas cekikan tangan di leher korban.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/