alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Dideadline 14 Hari, Mantan Karyawan Smelting Wajib Bayar Hutang

GRESIK – PT Smelting Gresik berhasil memenangkan gugatan hutang piutang dengan mantan karyawannya Kasman Danny Sasmito. Tergugat diminta segera melunasi hutang-hutangnya dalam waktu 14 hari ke depan. Jika tidak, asetnya terancam disita.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Ariyas Dedy, SH mengabulkan gugatan PT Smelting. Kasman Danny Sasmito dinyatakan telah melakukan wanprestasi kepada penggugat berdasarkan perjanjian bantuan perumahan, pinjaman darurat, dan kekurangan pembayaran asuransi.

“Menghukum tergugat untuk membayar secara tunai uang sejumlah Rp 88,84 juta dan dalam waktu 14 hari setelah putusan ini dibacakan,” ujar Hakim Ariyas Deddy, Rabu (22/07).

Selain putusan tersebut, rumah tempat tinggal tergugat, atau harta milik tergugat baik berupa benda bergerak maupun tak bergerak seperti tempat tinggal yang beralamat di Jalan Samanhudi 5/2 Gresik dijadikan sita jaminan.

Terkait dengan putusan ini, tergugat Kasman Danny Sasmito menyatakan pikir-pikir dulu setelah PN Gresik mengkabulkan gugatan PT Smelting. “Saya pikir-pikir dulu karena masih ada waktu,” tuturnya.

Sementara Penasehat Hukum (PH) PT Smelting, Harri Purnama menyatakan dengan dikabulkannya gugatan kliennya bisa menjadi contoh kepada mantan karyawan PT Smelting yang masih memiliki hutang harus segera membayarnya.

“Kami berharap terhadap mantan karyawan yang masih memiliki hutang segera diselesaikan dengan baik-baik,” tandasnya. (yud/rof)

GRESIK – PT Smelting Gresik berhasil memenangkan gugatan hutang piutang dengan mantan karyawannya Kasman Danny Sasmito. Tergugat diminta segera melunasi hutang-hutangnya dalam waktu 14 hari ke depan. Jika tidak, asetnya terancam disita.

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Ariyas Dedy, SH mengabulkan gugatan PT Smelting. Kasman Danny Sasmito dinyatakan telah melakukan wanprestasi kepada penggugat berdasarkan perjanjian bantuan perumahan, pinjaman darurat, dan kekurangan pembayaran asuransi.

“Menghukum tergugat untuk membayar secara tunai uang sejumlah Rp 88,84 juta dan dalam waktu 14 hari setelah putusan ini dibacakan,” ujar Hakim Ariyas Deddy, Rabu (22/07).

-

Selain putusan tersebut, rumah tempat tinggal tergugat, atau harta milik tergugat baik berupa benda bergerak maupun tak bergerak seperti tempat tinggal yang beralamat di Jalan Samanhudi 5/2 Gresik dijadikan sita jaminan.

Terkait dengan putusan ini, tergugat Kasman Danny Sasmito menyatakan pikir-pikir dulu setelah PN Gresik mengkabulkan gugatan PT Smelting. “Saya pikir-pikir dulu karena masih ada waktu,” tuturnya.

Sementara Penasehat Hukum (PH) PT Smelting, Harri Purnama menyatakan dengan dikabulkannya gugatan kliennya bisa menjadi contoh kepada mantan karyawan PT Smelting yang masih memiliki hutang harus segera membayarnya.

“Kami berharap terhadap mantan karyawan yang masih memiliki hutang segera diselesaikan dengan baik-baik,” tandasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/