alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 3 July 2022

Jalan Desa Banyutengah Belum Diperbaiki, Penambang Pindah Pengerukan

GRESIK – Sudah tiga bulan akses jalan menuju ladang jagung milik para petani di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng rusak parah. Hingga kini, penambang belum juga memperbaiki, padahal sebelumnya mereka berjanji segera memperbaiki lahan galian C milik tanah negara tersebut.

Satu petani di Desa Banyu tengah Moch mengaku kecewa karena perbaikan akses ladang jagung belum diperbaiki ini. ” Para penambang sudah pernah menemui pihak petani berjanji akan memperbaiki akses jalan ke ladang kami. Sudah tiga bulan ini belum ada perbaikan hanya janji, ” ujar Moch, Selasa (21/6).

Baca juga : Konflik Galian C Berlanjut, Petani Keluhkan Rusaknya Akses Jalan

Padahal, petani hanya meminta perbaikan akses jalan ke ladang oleh para penambang galian C. Ironisnya, akibat jalan rusak, ada dumptruk yang jatuh di atas tebing saat mengangkut galian C. ” Sampai saat ini akses jalan ke ladang kami masih rusak kemarin saya panen harus muter dan mengeluarkan biaya tambahan untuk mengangkut hasil panen kami,” jelasnya.(yud/han)

GRESIK – Sudah tiga bulan akses jalan menuju ladang jagung milik para petani di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng rusak parah. Hingga kini, penambang belum juga memperbaiki, padahal sebelumnya mereka berjanji segera memperbaiki lahan galian C milik tanah negara tersebut.

Satu petani di Desa Banyu tengah Moch mengaku kecewa karena perbaikan akses ladang jagung belum diperbaiki ini. ” Para penambang sudah pernah menemui pihak petani berjanji akan memperbaiki akses jalan ke ladang kami. Sudah tiga bulan ini belum ada perbaikan hanya janji, ” ujar Moch, Selasa (21/6).

Baca juga : Konflik Galian C Berlanjut, Petani Keluhkan Rusaknya Akses Jalan

-

Padahal, petani hanya meminta perbaikan akses jalan ke ladang oleh para penambang galian C. Ironisnya, akibat jalan rusak, ada dumptruk yang jatuh di atas tebing saat mengangkut galian C. ” Sampai saat ini akses jalan ke ladang kami masih rusak kemarin saya panen harus muter dan mengeluarkan biaya tambahan untuk mengangkut hasil panen kami,” jelasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/