alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Budak Sabu Asal Driyorejo Dituntut Tujuh Tahun Penjara

GRESIK – Terdakwa Moch Zainal Abidin ,25, warga asal Dusun Paras RT 03 RW 02, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo terpaksa Idul Fitri di Rumah Tahanan Banjarsari (Rutan) Cerme. Hal itu setelah jaksa penuntut umum Faris Almer Romadhon menuntut terdakwa 7 tahun denda Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara.

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, jaksa menilai terdakwa pantas dihukum berat  karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

“Terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) undang-undang RI N0 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelasnya. Jaksa menyita barang bukti sabu lima poket. Masing-masing berisi nol koma tiga gram sabu. Selain itu jaksa menyita handphone yang digunakan transaksi.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim meminta penasehat hukum terdakwa dari Posbakum Fajar Trilaksana Yulianto dan Sunaryo agar membuat pledoi pekan depan. “Nanti akan dibacakan di persidangan. Ketokan palu, hakim ditunda pekan depan,” pungkas Fajar.(yud/han)

GRESIK – Terdakwa Moch Zainal Abidin ,25, warga asal Dusun Paras RT 03 RW 02, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo terpaksa Idul Fitri di Rumah Tahanan Banjarsari (Rutan) Cerme. Hal itu setelah jaksa penuntut umum Faris Almer Romadhon menuntut terdakwa 7 tahun denda Rp 800 juta subsider 4 bulan penjara.

Sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Ida Ayu Sri Adriyanthi Astuti Widja, jaksa menilai terdakwa pantas dihukum berat  karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

“Terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) undang-undang RI N0 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelasnya. Jaksa menyita barang bukti sabu lima poket. Masing-masing berisi nol koma tiga gram sabu. Selain itu jaksa menyita handphone yang digunakan transaksi.

-

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim meminta penasehat hukum terdakwa dari Posbakum Fajar Trilaksana Yulianto dan Sunaryo agar membuat pledoi pekan depan. “Nanti akan dibacakan di persidangan. Ketokan palu, hakim ditunda pekan depan,” pungkas Fajar.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/