alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Nyaris Ditabrak, Warga Suci Rusak Mobil Mahasiswa

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK– Polisi langsung memburu pelaku, Beni Kurniawan,35 perusak mobil dengan paving di kawasan Manyar, Jumat (19/2) sore. Warga Desa Suci RT 002 RW 004 Kecamatan Manyar ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Manyar setelah bersitegang dengan Afra Putri Zainifa ,20, perempuan asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Jumat (19/2) sore.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan pelaku mengaku tidak terima kepada korban karena saat hendak mengantarkan les, Afra nyaris menabrak motor Honda Scoopy nopol W 6820 AV yang dikendarainya. Waktu itu, Afra sedang mengemudikan mobil Daihatsu Sigra nopol W 1973 DZ di Jalan depan Giant GKB.

“Setelah mengantar anaknya sampai di tempat les, pelaku mengejar mobil korban dan melakukan pengrusakan terhadap mobil korban,”ujarnya, Minggu (21/2).

Pelaku dengan tangan kosong memukul bagian belakang kiri mobil korban hingga penyok. Tidak memukul menggunakan tangan kosong spontan pelaku juga mengambil batu paving yang diambilnya di jalan untuk menakut-nakuti korban.

Korban bersama lima anggota keluarganya pun diadang. Dengan sok jagoan dan menenteng paving, pelaku mengacung-acungkannya ke arah mobil korban untuk memaksa menepi ke bahu jalan. “Pelaku mengaku tidak direncanakan. Pelaku spontan mengambil paving di jalan karena emosi tidak terima hampir ditabrak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bina Sakti menjelaskan sebelumnya korban sudah sempat berhenti dan meminta maaf. Afra dan keluarga menyarankan untuk diselesaikan di kepolisian. Namun pelaku tetap menunjukkan gestur marah. Hingga aksi saling kerjar-kejaran tidak bisa terhindarkan. “Dengan bukti video singkat dan mobil yang penyok, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pelaku berhasil diamankan dan akibat perbuatan pelaku Beni dijerat dengan pasal 335 juncto pasal 406 KUHP dengan ancaman paling lama satu tahun kurungan,” pungkasnya.

Sementara itu pelaku Beni saat di tanyain di Kapolsek Manyar mengaku menyesal atas perbuatannya. Dia juga meminta maaf kepada korban atas pebuatanya. “Saya salah pak, saya menyesal. Saya tidak akan mengulanginya lagi,” tandasnya sembari wajah tertunduk.(yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK– Polisi langsung memburu pelaku, Beni Kurniawan,35 perusak mobil dengan paving di kawasan Manyar, Jumat (19/2) sore. Warga Desa Suci RT 002 RW 004 Kecamatan Manyar ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Manyar setelah bersitegang dengan Afra Putri Zainifa ,20, perempuan asal Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Jumat (19/2) sore.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan pelaku mengaku tidak terima kepada korban karena saat hendak mengantarkan les, Afra nyaris menabrak motor Honda Scoopy nopol W 6820 AV yang dikendarainya. Waktu itu, Afra sedang mengemudikan mobil Daihatsu Sigra nopol W 1973 DZ di Jalan depan Giant GKB.

“Setelah mengantar anaknya sampai di tempat les, pelaku mengejar mobil korban dan melakukan pengrusakan terhadap mobil korban,”ujarnya, Minggu (21/2).

Mobile_AP_Half Page

Pelaku dengan tangan kosong memukul bagian belakang kiri mobil korban hingga penyok. Tidak memukul menggunakan tangan kosong spontan pelaku juga mengambil batu paving yang diambilnya di jalan untuk menakut-nakuti korban.

Korban bersama lima anggota keluarganya pun diadang. Dengan sok jagoan dan menenteng paving, pelaku mengacung-acungkannya ke arah mobil korban untuk memaksa menepi ke bahu jalan. “Pelaku mengaku tidak direncanakan. Pelaku spontan mengambil paving di jalan karena emosi tidak terima hampir ditabrak,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bina Sakti menjelaskan sebelumnya korban sudah sempat berhenti dan meminta maaf. Afra dan keluarga menyarankan untuk diselesaikan di kepolisian. Namun pelaku tetap menunjukkan gestur marah. Hingga aksi saling kerjar-kejaran tidak bisa terhindarkan. “Dengan bukti video singkat dan mobil yang penyok, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan pelaku berhasil diamankan dan akibat perbuatan pelaku Beni dijerat dengan pasal 335 juncto pasal 406 KUHP dengan ancaman paling lama satu tahun kurungan,” pungkasnya.

Sementara itu pelaku Beni saat di tanyain di Kapolsek Manyar mengaku menyesal atas perbuatannya. Dia juga meminta maaf kepada korban atas pebuatanya. “Saya salah pak, saya menyesal. Saya tidak akan mengulanginya lagi,” tandasnya sembari wajah tertunduk.(yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru