alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Ramadan, Masih Banyak Warkop Sediakan Miras

GRESIK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik langsung menyisir warung – warung yang masih buka di waktu siang hari. Kegiatan itu dilakukan supaya suasana Ramadan lebih hikmat dan terhindar dari peredaran minuman keras (miras).

Kepala Satpol PP Gresik, Abu Hasan mengatakan, kegiatan operasi tetap dilakukan untuk menekan sebaran covid-19 dan untuk menjamin ketentraman masyarakat di bulan ramadhan serta menghindari peredaran miras di Kabupaten Gresik. “Kami tetap melakukan operasi ke ke tiap warkop – warkop  pada waktu siang dan tetap melakukan protokol kesehatan (prokes),”kata Abu Hasan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perundang – undangan Satpol PP Gresik, Fransiska Dyah Ayu P mengaku, salah satu guna antisipasi dan preventif terjadinya pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) selama bulan Ramadhan. Untuk itu Satpoll PP melakukan upaya patroli mobilling ke warung – warung yang tetap buka di siang hari.

“Kami melakukan operasi ini untuk menjaga kenyamanan para masyarakat yang menjalankan puasa Ramadan,”jelas dia. Untuk operasi hari ini dilakukan di Jalan Siti Fatimah Binti Maimun Kecamatan Gresik. Nama pemilik warkop Kedai Mawar  yaitu Vivi yang diminta keterangan dan disidangkan di PN Gresik.

“Kegiatan dilakukan secara kontinyu agar tetap meningkatkan kesadaran masyarakat akan peraturan daerah (Perda). Semoga Gresik aman dan ketentraman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,”terang dia. Padahal, yang menjual miras bukan kedai Mawar juga warkop sebelahnya.

“Yang sering di operasi di kedai Mawar. Padahal, yang menjual minuman keras (miras) di warkop sebelahnya belum tersentuh operasi,”terang dia. Banyak para pemuda yang kopi di warkop Ngipik. Mereka minum – minuman keras. “Semoga ada operasi lagi dan bisa membersihkan miras di warkop. Apalagi, Gresik terkenal dengan Kota Santri,”ungkap dia. (yud/han)

GRESIK – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik langsung menyisir warung – warung yang masih buka di waktu siang hari. Kegiatan itu dilakukan supaya suasana Ramadan lebih hikmat dan terhindar dari peredaran minuman keras (miras).

Kepala Satpol PP Gresik, Abu Hasan mengatakan, kegiatan operasi tetap dilakukan untuk menekan sebaran covid-19 dan untuk menjamin ketentraman masyarakat di bulan ramadhan serta menghindari peredaran miras di Kabupaten Gresik. “Kami tetap melakukan operasi ke ke tiap warkop – warkop  pada waktu siang dan tetap melakukan protokol kesehatan (prokes),”kata Abu Hasan.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Perundang – undangan Satpol PP Gresik, Fransiska Dyah Ayu P mengaku, salah satu guna antisipasi dan preventif terjadinya pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) selama bulan Ramadhan. Untuk itu Satpoll PP melakukan upaya patroli mobilling ke warung – warung yang tetap buka di siang hari.

-

“Kami melakukan operasi ini untuk menjaga kenyamanan para masyarakat yang menjalankan puasa Ramadan,”jelas dia. Untuk operasi hari ini dilakukan di Jalan Siti Fatimah Binti Maimun Kecamatan Gresik. Nama pemilik warkop Kedai Mawar  yaitu Vivi yang diminta keterangan dan disidangkan di PN Gresik.

“Kegiatan dilakukan secara kontinyu agar tetap meningkatkan kesadaran masyarakat akan peraturan daerah (Perda). Semoga Gresik aman dan ketentraman masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa,”terang dia. Padahal, yang menjual miras bukan kedai Mawar juga warkop sebelahnya.

“Yang sering di operasi di kedai Mawar. Padahal, yang menjual minuman keras (miras) di warkop sebelahnya belum tersentuh operasi,”terang dia. Banyak para pemuda yang kopi di warkop Ngipik. Mereka minum – minuman keras. “Semoga ada operasi lagi dan bisa membersihkan miras di warkop. Apalagi, Gresik terkenal dengan Kota Santri,”ungkap dia. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/