alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Dua Tim Cyber Diturunkan Buru Penyebar Hoaks

GRESIK – Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menyebut ada dua tim cyber memburu pelaku penyebar hoaks Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal usia disuntik vaksin. Para penyebar kabar bohong diminta ikut memberikan keterangan ke polisi.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan patroli cyber atau patroli dunia maya memburu pelaku penyebar hoax pesan berantai gambar melalui pesan whatsap yang merupakan hoaks ini menjadi atensi kami.  “Bersama dengan tim di lapangan, gabungan cyber polres dan polda sedang bekerja, sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kami” ujarnya, Selasa (19/1).

Dikatakan, berita bohong itu memang sudah diklarifikasi langsung oleh Kodam V/Brawijaya. Bahkan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi sudah menyampaikan langsung kondisi badannya sehat dan beraktivitas seperti biasa usai menerima vaksin pada Jumat (15/1) lalu. Bahkan foto yang tersebar melalui pesan berantai itu sudah diluruskan bahwa itu adalah foto Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono saat sedang bertugas sebelum meninggal. Gatot menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (15/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB karena penyakit jantung. Berdasarkan hasil rapid test, almarhum non reaktif. Ditambah lagi belum pernah menerima vaksin covid-19 bahkan namanya tidak terdaftar.

“Kami minta bantuan kepada masyarakat yang mengetahui bahkan yang pernah menyebarkan untuk memberikan informasi kepada kami ini akan meringankan para penyebar hoaks berkontribusi positif membantu pengungkapan kasus ini, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Arief menegaskan jika nanti sudah terungkap, pihaknya akan melakukan penindakan tegas karena sangat meresahkan. “Ini sangat berbahaya berita hoaks ini berhubungan dengan vaksinasi. Harus kita tindak secara tegas,” pungkasnya.

Perlu diketahui kabar bohong itu beredar pada Minggu (17/1) malam. Kasdim 0817/Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi menerima kabar hoaks yang menyebut dirinya meninggal usai disuntik vaksin setelah menemani Dandim video conference bersama BNPB.(yud/han)

GRESIK – Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menyebut ada dua tim cyber memburu pelaku penyebar hoaks Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal usia disuntik vaksin. Para penyebar kabar bohong diminta ikut memberikan keterangan ke polisi.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan patroli cyber atau patroli dunia maya memburu pelaku penyebar hoax pesan berantai gambar melalui pesan whatsap yang merupakan hoaks ini menjadi atensi kami.  “Bersama dengan tim di lapangan, gabungan cyber polres dan polda sedang bekerja, sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kami” ujarnya, Selasa (19/1).

Dikatakan, berita bohong itu memang sudah diklarifikasi langsung oleh Kodam V/Brawijaya. Bahkan Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi sudah menyampaikan langsung kondisi badannya sehat dan beraktivitas seperti biasa usai menerima vaksin pada Jumat (15/1) lalu. Bahkan foto yang tersebar melalui pesan berantai itu sudah diluruskan bahwa itu adalah foto Danramil Kebomas Mayor Kav Gatot Supriyono saat sedang bertugas sebelum meninggal. Gatot menghembuskan nafas terakhir pada Jumat (15/1) malam sekitar pukul 23.00 WIB karena penyakit jantung. Berdasarkan hasil rapid test, almarhum non reaktif. Ditambah lagi belum pernah menerima vaksin covid-19 bahkan namanya tidak terdaftar.

-

“Kami minta bantuan kepada masyarakat yang mengetahui bahkan yang pernah menyebarkan untuk memberikan informasi kepada kami ini akan meringankan para penyebar hoaks berkontribusi positif membantu pengungkapan kasus ini, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Arief menegaskan jika nanti sudah terungkap, pihaknya akan melakukan penindakan tegas karena sangat meresahkan. “Ini sangat berbahaya berita hoaks ini berhubungan dengan vaksinasi. Harus kita tindak secara tegas,” pungkasnya.

Perlu diketahui kabar bohong itu beredar pada Minggu (17/1) malam. Kasdim 0817/Gresik Mayor Infantri Sugeng Riyadi menerima kabar hoaks yang menyebut dirinya meninggal usai disuntik vaksin setelah menemani Dandim video conference bersama BNPB.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/