alexametrics
29 C
Gresik
Saturday, 4 December 2021

Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah dan Satu Masjid Rusak

GRESIK – Hujan deras disertai angin kencang melanda di dua wilayah kecamatan di Gresik. Kejadian itu mengakibatkan belasan rumah dan satu Masjid rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kemarin, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian musibah itu kemarin, pada Minggu (17/10) sekitar pukul 15.30.

Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat itu datang angin kencang puting beliung dari arah barat dusun kemudian menghantam dan merusak rumah serta kandang ayam selama 5 menit dan angin mengarah ke timur.

“Ada beberapa rumah, kandang dan masjid mengalami rusak atapnya,” ungkapnya, Senin (18/10).

Lukman menjelaskan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. “Ada 9 rumah dengan masing-masing kerugian setiap rumah Rp 1 juta. Total Rp 9 juta. Ditambah  dua kandang ayam yang rusak Rp 300 juta. Total kerugian mencapai 309 juta,” jelasnya.

Lukman mengungkapkan pihaknya terjunkan empat anggota Polsek Benjeng untuk membantu membersihkan puing – puing dan perbaikan rumah warga yang  terkena angin puting beliung.

” Sedangkan untuk kandang ayam yang terimbas angin puting beliung ada ribuan ayam yang mati yang masih berusia dua hari,” ungkapnya.

Di waktu yang sama angin puting beliung juga melanda di wilayah Kecamatan Cerme mengakibatkan atap rumah warga dan pohon tumbang.

Camat Cerme Suyono mengatakan, kejadian hujan disertai angin kencang mulai terjadi pada pukul 15.30. Kejadian angin puting beliung itu hanya sebentar, hanya sekitar 5 menit, namun besarnya angin membuat atap bangunan belasan rumah warga melayang.

“Hujannya lama sekali, padahal kemarin-kemarin cuaca cenderung panas. Jadi hujan turun secara tiba-tiba,” ujarnya.

Suyono mengatakan ada beberapa kerusakan diantaranya seperti atap rumah warga yang terbang karena tidak bisa menahan kencangnya angin.  “Di Desa Kandangan, rincian kerusakan, 4 rumah rusak sedang, 3 rumah rusak ringan dan 2 kandang ayam rusak berat. Rata-rata hanya bagian atap teras rumah. Tidak sampai merusak didalamnya serta ada 2 pohon tumbang sampai membentang ke jalan raya. Beruntung pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi sehingga tidak menganggu arus lalu lintas. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (yud/rof)

 


GRESIK – Hujan deras disertai angin kencang melanda di dua wilayah kecamatan di Gresik. Kejadian itu mengakibatkan belasan rumah dan satu Masjid rusak. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kemarin, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian musibah itu kemarin, pada Minggu (17/10) sekitar pukul 15.30.

Kapolsek Benjeng AKP Lukman Hadi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat itu datang angin kencang puting beliung dari arah barat dusun kemudian menghantam dan merusak rumah serta kandang ayam selama 5 menit dan angin mengarah ke timur.

-

“Ada beberapa rumah, kandang dan masjid mengalami rusak atapnya,” ungkapnya, Senin (18/10).

Lukman menjelaskan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah. “Ada 9 rumah dengan masing-masing kerugian setiap rumah Rp 1 juta. Total Rp 9 juta. Ditambah  dua kandang ayam yang rusak Rp 300 juta. Total kerugian mencapai 309 juta,” jelasnya.

Lukman mengungkapkan pihaknya terjunkan empat anggota Polsek Benjeng untuk membantu membersihkan puing – puing dan perbaikan rumah warga yang  terkena angin puting beliung.

” Sedangkan untuk kandang ayam yang terimbas angin puting beliung ada ribuan ayam yang mati yang masih berusia dua hari,” ungkapnya.

Di waktu yang sama angin puting beliung juga melanda di wilayah Kecamatan Cerme mengakibatkan atap rumah warga dan pohon tumbang.

Camat Cerme Suyono mengatakan, kejadian hujan disertai angin kencang mulai terjadi pada pukul 15.30. Kejadian angin puting beliung itu hanya sebentar, hanya sekitar 5 menit, namun besarnya angin membuat atap bangunan belasan rumah warga melayang.

“Hujannya lama sekali, padahal kemarin-kemarin cuaca cenderung panas. Jadi hujan turun secara tiba-tiba,” ujarnya.

Suyono mengatakan ada beberapa kerusakan diantaranya seperti atap rumah warga yang terbang karena tidak bisa menahan kencangnya angin.  “Di Desa Kandangan, rincian kerusakan, 4 rumah rusak sedang, 3 rumah rusak ringan dan 2 kandang ayam rusak berat. Rata-rata hanya bagian atap teras rumah. Tidak sampai merusak didalamnya serta ada 2 pohon tumbang sampai membentang ke jalan raya. Beruntung pohon tumbang sudah berhasil dievakuasi sehingga tidak menganggu arus lalu lintas. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” pungkasnya. (yud/rof)

 


Most Read

Berita HITS

Berita Terbaru