alexametrics
27 C
Gresik
Saturday, 31 July 2021

Langgar PPKM, Resepsi Pernikahan di Duduksampeyan Dibubarkan

GRESIK – Petugas gabungan dari Muspika Duduksampeyan terpaksa membubarkan acara hajatan Pernikahan yang diselenggarakan warga Dusun Sumari RT 02/RW 05, Desa Sumari. Pembubaran ini dilkukan untuk mencegah kerumunan dan berakibat menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Informasi yang dihimpun, pembubaran acara ini dipimpin langsung Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa bersama Satpol PP, Koramil dan Gugus Tugas tingkat kecamatan serta pihak Desa setempat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa mengatakan pembubaran ini dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan. Kegiatan masyarakat ini diindikasikan akan menimbulkan kerumunan yang nantinya menjadi tempat penyebaran virus corona.

“Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri 15/2021 dan Surat Edaran Bupati Gresik 13/2021 dimana adanya larangan untuk melaksanakan kegiatan hajatan. Maka dari itu kegiatan masyarakat hajatan untuk sementara tidak diperbolehkan karena dapat menjadikan tempat penyebaran Covid-19,” ujarnya, Senin (19/7).

Bambang berharap kepada masyarakat untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan cara yang sederhana yakni 5M, menakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Serta mentaati kebijakan penerapan PPKM Darurat Jawa Bali.

“Semoga penerapan PPKM Darurat ini memberikan dampak positif untuk warga Indonesia khususnya Kecamatan Duduksampeyan. Sehingga angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (yud/rof)


GRESIK – Petugas gabungan dari Muspika Duduksampeyan terpaksa membubarkan acara hajatan Pernikahan yang diselenggarakan warga Dusun Sumari RT 02/RW 05, Desa Sumari. Pembubaran ini dilkukan untuk mencegah kerumunan dan berakibat menjadi klaster penyebaran Covid-19.

Informasi yang dihimpun, pembubaran acara ini dipimpin langsung Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa bersama Satpol PP, Koramil dan Gugus Tugas tingkat kecamatan serta pihak Desa setempat.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa mengatakan pembubaran ini dilakukan dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan. Kegiatan masyarakat ini diindikasikan akan menimbulkan kerumunan yang nantinya menjadi tempat penyebaran virus corona.

“Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri 15/2021 dan Surat Edaran Bupati Gresik 13/2021 dimana adanya larangan untuk melaksanakan kegiatan hajatan. Maka dari itu kegiatan masyarakat hajatan untuk sementara tidak diperbolehkan karena dapat menjadikan tempat penyebaran Covid-19,” ujarnya, Senin (19/7).

-

Bambang berharap kepada masyarakat untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan cara yang sederhana yakni 5M, menakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, dan menghindari kerumunan. Serta mentaati kebijakan penerapan PPKM Darurat Jawa Bali.

“Semoga penerapan PPKM Darurat ini memberikan dampak positif untuk warga Indonesia khususnya Kecamatan Duduksampeyan. Sehingga angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya. (yud/rof)


Berita Terkait

Berita HITS

Berita Terbaru