alexametrics
27C
Gresik
Wednesday, 24 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Warga Perum Bukit Bambe Ditemukan Tewas Membusuk

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Warga Perumahan Bukit Bambe Blok AI Driyorejo digegerkan dengan penemuan mayat yang telah membusuk tergeletak di lantai di depan pintu kamar tidur. Berdasarkan identifikasi dari Polsek Driyorejo. Warga yang meninggal lebih dari satu hari itu, bernama Erno Mustiko Adi, 46 yang sesuai KTP beralamat di Wonokusumo RT07 RW 05 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin menuturkan mayat korban pertama kali ditemukan kakanya Mustadi Widodo saat berkunjung. “Kakak korban saat datang menjenguk rumahnya kaget. Adiknya ditemukan tergeletak di lantai mengenakan kaos, dan celana pendek dengan posisi membujur ke timur,” ujarnya, Jumat (19/02).

Atas dasar laporan itu lanjut Wavek mengungkapkan dirinya bersama anggotanya menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan penyelidikan. Anggotanya juga meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Selain dari kakak korban. Petugas juga memeriksa ketua RT setempat sebagai saksi.

“Menurut keterangan kakak korban, Erno Mustiko Adi mempunyai jejak rekam penyakit paru-paru akut. Hal ini diperkuat dengan adanya bercak darah muntah di lantai,” ungkapnya.

Di tubuh korban masih kata Wavek, juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka dianiaya. Dengan dasar ini pihak keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi. Hal itu, diperkuat dengan membuat pernyataan di atas materi di ketahui kepala desa.

“Pihak keluarga korban sudah membuat pernyataan. Bahwa, korban meninggal akibat sakit paru-paru akut, dan jenazahnya sudah dikirim ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna dimintakan VER korban,” pungkasnya. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Warga Perumahan Bukit Bambe Blok AI Driyorejo digegerkan dengan penemuan mayat yang telah membusuk tergeletak di lantai di depan pintu kamar tidur. Berdasarkan identifikasi dari Polsek Driyorejo. Warga yang meninggal lebih dari satu hari itu, bernama Erno Mustiko Adi, 46 yang sesuai KTP beralamat di Wonokusumo RT07 RW 05 Kelurahan Pegirian, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.

Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin menuturkan mayat korban pertama kali ditemukan kakanya Mustadi Widodo saat berkunjung. “Kakak korban saat datang menjenguk rumahnya kaget. Adiknya ditemukan tergeletak di lantai mengenakan kaos, dan celana pendek dengan posisi membujur ke timur,” ujarnya, Jumat (19/02).

Atas dasar laporan itu lanjut Wavek mengungkapkan dirinya bersama anggotanya menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan penyelidikan. Anggotanya juga meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. Selain dari kakak korban. Petugas juga memeriksa ketua RT setempat sebagai saksi.

Mobile_AP_Half Page

“Menurut keterangan kakak korban, Erno Mustiko Adi mempunyai jejak rekam penyakit paru-paru akut. Hal ini diperkuat dengan adanya bercak darah muntah di lantai,” ungkapnya.

Di tubuh korban masih kata Wavek, juga tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka dianiaya. Dengan dasar ini pihak keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi. Hal itu, diperkuat dengan membuat pernyataan di atas materi di ketahui kepala desa.

“Pihak keluarga korban sudah membuat pernyataan. Bahwa, korban meninggal akibat sakit paru-paru akut, dan jenazahnya sudah dikirim ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna dimintakan VER korban,” pungkasnya. (yud/rof)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru