alexametrics
28 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Lokasi Dugaan Limbah B3 Sudah Di-Police Line

GRESIK– Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik didampingi anggota Polsek Cerme melakukan pengecekan secara langsung di lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan limbah. Diduga limbat tersebut bahan berbahaya beracun (B3) dan dibuang oleh warga Sidoarjo di Desa Iker – Iker Kecamatan Cerme, Rabu (17/2).

Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik Iptu Suparlan mengatakan pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sudah turun di tempat kejadian perkara (TKP).

“Sudah di-police line lokasi pembuangan yang diduga B3 tersebut. Saat ini pihak kami masih melakukan penyelidikan dan menyurati pemilik lahan dan memanggil saksi serta akan memanggil pihak transporter pembuangnya,” ucapnya, Rabu (17/2).

Sementara Kabid pengendalian dan pencemaran limbah DLH Gresik, Baktiar Gunawan menuturkan, pihaknya mengecek langsung ke lokasi bersama anggota Tindakan Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Gresik.

“Tadi sudah ambil beberapa sampel material limbah terbut, terkait limbah jenis apa nanti masih diuji laboratorium terlebih dahulu. Proses hukumnya kami pasrahkan polisi,” ujarnya.

Di sisi lain Ketua RT 2, RW 1, Dusun/Desa iker iker, Kecamatan Cerme Ali sodikin ,49, mengaku, Rabu (17/2), tiga anggota Polres Gresik, DLH Gresik didampingi Kanit Reskrim Polsek Cerme mengecek lokasi lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan limbah B3. ” Saya ikut menemani di lokasi. Polisi sudah memasang police line di tempat tersebut dan mengambil sampel yang diduga limbah,” ungkapnya. Pihaknya berharap material bau menyengat segera dibersihkan karena mencemari lingkungan. “Pihak polisi dan DLH Gresik juga melihat sebuah jumblang atau tanah gali yang diduga untuk menimbun dan membuang limbah. Material tersebut meluber dengan mengeluarkan bau tidak enak yang menyengat, ” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK– Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik didampingi anggota Polsek Cerme melakukan pengecekan secara langsung di lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan limbah. Diduga limbat tersebut bahan berbahaya beracun (B3) dan dibuang oleh warga Sidoarjo di Desa Iker – Iker Kecamatan Cerme, Rabu (17/2).

Kanit Tipiter Sat Reskrim Polres Gresik Iptu Suparlan mengatakan pihaknya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik sudah turun di tempat kejadian perkara (TKP).

“Sudah di-police line lokasi pembuangan yang diduga B3 tersebut. Saat ini pihak kami masih melakukan penyelidikan dan menyurati pemilik lahan dan memanggil saksi serta akan memanggil pihak transporter pembuangnya,” ucapnya, Rabu (17/2).

-

Sementara Kabid pengendalian dan pencemaran limbah DLH Gresik, Baktiar Gunawan menuturkan, pihaknya mengecek langsung ke lokasi bersama anggota Tindakan Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Gresik.

“Tadi sudah ambil beberapa sampel material limbah terbut, terkait limbah jenis apa nanti masih diuji laboratorium terlebih dahulu. Proses hukumnya kami pasrahkan polisi,” ujarnya.

Di sisi lain Ketua RT 2, RW 1, Dusun/Desa iker iker, Kecamatan Cerme Ali sodikin ,49, mengaku, Rabu (17/2), tiga anggota Polres Gresik, DLH Gresik didampingi Kanit Reskrim Polsek Cerme mengecek lokasi lahan kosong yang dijadikan tempat pembuangan limbah B3. ” Saya ikut menemani di lokasi. Polisi sudah memasang police line di tempat tersebut dan mengambil sampel yang diduga limbah,” ungkapnya. Pihaknya berharap material bau menyengat segera dibersihkan karena mencemari lingkungan. “Pihak polisi dan DLH Gresik juga melihat sebuah jumblang atau tanah gali yang diduga untuk menimbun dan membuang limbah. Material tersebut meluber dengan mengeluarkan bau tidak enak yang menyengat, ” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/