24 C
Gresik
Saturday, 1 April 2023

Buntut Kasus Pengerusakan, Satpam Ponpes Saling Lapor

GRESIK –Dugaan kasus pengerusakan di Pondok Pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah Al Ibrohimi berbuntut panjang. Satpam ponpes bernama Agung Prastiya,38 di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, diduga dikeroyok sesama teman satpam di tempatnya bekerja, Rabu (15/3). Atas kejadian tersebut korban Agung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar. Begitupula dengan pihak pelaku yang diduga mengeroyok juga melapor ke Polsek Manyar, Kamis (16/3).

Agung melalui kuasa hukumnnya Abdullah Syafi’I mengatakan diduga kliennya dikeroyok terkait buntut laporan di Polres Gresik atas dugaan pengerusakan kantor Bank di Komplek Pondok Pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah Al Ibrohimi pada dua pekan lalu. Dari itu, Agung menanyakan kebenaran informasi tersebut ke pengurus dan masyarakat. Bukannya mendapatkan penjelasan, Agung justru dikeroyok oleh rekannya yang sama-sama bekerja di pondok tersebut.

“Dari pengeroyokan tersebut, klien kami Agung mengalami luka memar dan mengeluarkan darah di bagian kening. Agung langsung dilarikan ke Puskesmas Manyar untuk mendapatkan perawatan dan meminta visum. Kemudian, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar, ” jelasnya.

Baca Juga : Diduga Ponpes di Gresik Dicuri dan Dirusak, Kepsek Dilaporkan Polisi

Sementara itu saat di konfirmasi kejadian tersebut Kapolsek AKP Windu mengaku laporan kedua belah pihak sudah diterima. “Pihak kami juga masih melakukan penyelidikan dan memanggil saksi – saksi. Karena keduanya saling lapor, ” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Usulul Hikmah Al Ibrohimi, KH Moh Zainul Rosyid didampingi melaporkan tujuh orang terkait dugaan pengerusakan dan pencurian di dalam Pondok Putri Al Ibrohimi ke Polres Gresik. Dari tujuh orang tersebut, satu Kepala Sekolah MTS, empat guru pondok, satu santri, dan satu orang luar pondok. (yud/han)

GRESIK –Dugaan kasus pengerusakan di Pondok Pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah Al Ibrohimi berbuntut panjang. Satpam ponpes bernama Agung Prastiya,38 di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, diduga dikeroyok sesama teman satpam di tempatnya bekerja, Rabu (15/3). Atas kejadian tersebut korban Agung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar. Begitupula dengan pihak pelaku yang diduga mengeroyok juga melapor ke Polsek Manyar, Kamis (16/3).

Agung melalui kuasa hukumnnya Abdullah Syafi’I mengatakan diduga kliennya dikeroyok terkait buntut laporan di Polres Gresik atas dugaan pengerusakan kantor Bank di Komplek Pondok Pesantren (ponpes) Ushulul Hikmah Al Ibrohimi pada dua pekan lalu. Dari itu, Agung menanyakan kebenaran informasi tersebut ke pengurus dan masyarakat. Bukannya mendapatkan penjelasan, Agung justru dikeroyok oleh rekannya yang sama-sama bekerja di pondok tersebut.

“Dari pengeroyokan tersebut, klien kami Agung mengalami luka memar dan mengeluarkan darah di bagian kening. Agung langsung dilarikan ke Puskesmas Manyar untuk mendapatkan perawatan dan meminta visum. Kemudian, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Manyar, ” jelasnya.

-

Baca Juga : Diduga Ponpes di Gresik Dicuri dan Dirusak, Kepsek Dilaporkan Polisi

Sementara itu saat di konfirmasi kejadian tersebut Kapolsek AKP Windu mengaku laporan kedua belah pihak sudah diterima. “Pihak kami juga masih melakukan penyelidikan dan memanggil saksi – saksi. Karena keduanya saling lapor, ” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Usulul Hikmah Al Ibrohimi, KH Moh Zainul Rosyid didampingi melaporkan tujuh orang terkait dugaan pengerusakan dan pencurian di dalam Pondok Putri Al Ibrohimi ke Polres Gresik. Dari tujuh orang tersebut, satu Kepala Sekolah MTS, empat guru pondok, satu santri, dan satu orang luar pondok. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru