alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Lima Preman Diamankan, Satu Positif Covid-19

GRESIK – Dalam rangka mengurangi angka kriminalitas di Kabupaten Gresik, Anggota Polres Gresik melakukan razia premanisme selama dua hari berturut-turut. Lima preman diciduk usai kedapatan beraksi meresahkan warga. Irnosnya, preman yang diamankan langsung dilakukan tes usap cepat, satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Aksi premanisme yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab itu sering meresahkan masyarakat. Berdasarkan informasi dari kepolisian, kelima pelaku ini sering melakukan melakukan pemalakan atau pemungutan liar (pungli).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan lima preman diamankan pada hari Minggu (13/6) dini hari di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik dan simpang empat Bringkang, Kecamatan Menganti. Saat dilakukan operasi, preman tersebut kedapatan melakukan pemalakan terhadap pengunjung pasar dan sopir truk.

Selanjutnya para preman itu diangkut ke mapolres Gresik. Satreskrim juga melakukan introgasi serta pemeriksaan kesehatan.  “Instruksi menggelar operasi praktik premanisme itu menyusul setelah kapolri mendapatkan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya, Senin (14/6). Kelima pelaku langsung dilakukan Rapid Test Antigen, satu diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung dibawa menuju RSUD Ibnu Sina untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Selain meringkus lima preman, sebelumnya, Polres Gresik juga mengamankan tujuh preman di kawasan Pelabuhan dan Terminal Bunder. Total ada 12 preman yang telah diamankan polisi, ” ungkapnya.

Lebih lanjutkan alumni Akpol 2001 tersebut mengimbau apabila menjumpai aksi premanisme, masyarakat langsung melapor kepada kepolisian terdekat atau melalui call center 110. “Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan virus Corona,” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Dalam rangka mengurangi angka kriminalitas di Kabupaten Gresik, Anggota Polres Gresik melakukan razia premanisme selama dua hari berturut-turut. Lima preman diciduk usai kedapatan beraksi meresahkan warga. Irnosnya, preman yang diamankan langsung dilakukan tes usap cepat, satu di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Aksi premanisme yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab itu sering meresahkan masyarakat. Berdasarkan informasi dari kepolisian, kelima pelaku ini sering melakukan melakukan pemalakan atau pemungutan liar (pungli).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan lima preman diamankan pada hari Minggu (13/6) dini hari di Jalan Gubernur Suryo, Kecamatan Gresik dan simpang empat Bringkang, Kecamatan Menganti. Saat dilakukan operasi, preman tersebut kedapatan melakukan pemalakan terhadap pengunjung pasar dan sopir truk.

-

Selanjutnya para preman itu diangkut ke mapolres Gresik. Satreskrim juga melakukan introgasi serta pemeriksaan kesehatan.  “Instruksi menggelar operasi praktik premanisme itu menyusul setelah kapolri mendapatkan perintah langsung dari Presiden RI Joko Widodo,” ujarnya, Senin (14/6). Kelima pelaku langsung dilakukan Rapid Test Antigen, satu diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung dibawa menuju RSUD Ibnu Sina untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Selain meringkus lima preman, sebelumnya, Polres Gresik juga mengamankan tujuh preman di kawasan Pelabuhan dan Terminal Bunder. Total ada 12 preman yang telah diamankan polisi, ” ungkapnya.

Lebih lanjutkan alumni Akpol 2001 tersebut mengimbau apabila menjumpai aksi premanisme, masyarakat langsung melapor kepada kepolisian terdekat atau melalui call center 110. “Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk menghindari penularan virus Corona,” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/