alexametrics
31 C
Gresik
Wednesday, 19 January 2022

Warga Sambiroto Ditemukan Mati Mendadak Dalam Pikap

GRESIK – Warga Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang geger. Pasalnya, ada pengemudi mobil pikap meninggal dunia saat hendak mengirim bibit padi di depan balai desa. Pengemudi itu bernama Hariono,42, asal Dusun Sambiroto, RT 1 RW 2, Desa/Kecamatan Balongpanggang.

Kejadian itu bermula saat korban Hariono hendak pergi ke Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang mau mengirim bibit padi. Kondisi korban sehat saat mengendarai Suzuki pikap W 8283 DR. Sewaktu melintas di depan Balai Desa Pacuh, tiba-tiba korban merasakan sakit karena penyakit diabetes. Mobil yang dikemudikan korban berhenti mendadak. Korban meninggal.

Tetangganya Sunardi mengetahui korban meninggal langsung melaporkan ke anak korban Ardhani Atha Izdihar. Ardhani beserta ibunya datang ke lokasi kejadian.

Kapolsek Balongpanggang AKP M.Zainuddin membenarkan adanya kejadian ini. Kemudian mengevakuasi korban dengan petugas puskesmas sambil dimintakan VER korban. “Dari catatan olah TKP tidak ditemukan luka serta penganiayaan terhadap korban. Jadi korban meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit,” ujarnya, Jumat (14/1).

Atas kejadian tersebut keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi yang dikuatkan dengan surat peryataan bermaterai. “Keluarga korban menerima dengan ikhlas dan tidak menginginkan jenazahnya diotopsi,” pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Warga Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang geger. Pasalnya, ada pengemudi mobil pikap meninggal dunia saat hendak mengirim bibit padi di depan balai desa. Pengemudi itu bernama Hariono,42, asal Dusun Sambiroto, RT 1 RW 2, Desa/Kecamatan Balongpanggang.

Kejadian itu bermula saat korban Hariono hendak pergi ke Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang mau mengirim bibit padi. Kondisi korban sehat saat mengendarai Suzuki pikap W 8283 DR. Sewaktu melintas di depan Balai Desa Pacuh, tiba-tiba korban merasakan sakit karena penyakit diabetes. Mobil yang dikemudikan korban berhenti mendadak. Korban meninggal.

Tetangganya Sunardi mengetahui korban meninggal langsung melaporkan ke anak korban Ardhani Atha Izdihar. Ardhani beserta ibunya datang ke lokasi kejadian.

-

Kapolsek Balongpanggang AKP M.Zainuddin membenarkan adanya kejadian ini. Kemudian mengevakuasi korban dengan petugas puskesmas sambil dimintakan VER korban. “Dari catatan olah TKP tidak ditemukan luka serta penganiayaan terhadap korban. Jadi korban meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit,” ujarnya, Jumat (14/1).

Atas kejadian tersebut keluarga korban tidak berkenan dilakukan otopsi yang dikuatkan dengan surat peryataan bermaterai. “Keluarga korban menerima dengan ikhlas dan tidak menginginkan jenazahnya diotopsi,” pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru