alexametrics
28 C
Gresik
Monday, 16 May 2022

Kapal Asal Kalimantan Tenggelam di Bawean

GRESIK – Kapal Perahu Layar Motor (PLM) Dewi Nur II mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di Perairan Pulau Bawean. Beruntung crew Kapal muatan kayu olahan berangkat dari Kalimantan tujuan Pamekasan Madura itu selamat dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Diketahui perahu yang membawa 5 crew beserta kapten perahu selamat. Di antaranya Nur Hasan, 48, Buhari, 48, asal Desa  Lesung Daya Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan. Kemudian Taslim, 50,  Jamaludin, 50, dan Samsuri, 49, asal Desa  Kapung Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan.

Kanit Satpolair Bawean Bripka Sodiq Susanto mengatakan kejadian tersebut, berawal saat perahu yang berangkat dari Kalimantan Tengah mengalami kebocoran di Lambung kapal.

“ABK mencoba untuk menguras air yang ada di dalam kapal dengan menggunakan tiga  pompa air tapi tidak bisa mengatasi sehingga akhirnya kapal tenggelam di 46 mil dari bibir pantai perairan Bawean,” ungkapnya, Selasa (13/7).

Sodiq menjelaskan para ABK kapal kemudian diselamatkan oleh nelayan kapal ikan Sumber Makmur beserta petugas Satpolair.

” Setelah dievakuasi dan dibawa ke daratan Pulau Bawean dan lima ABK sementara ditampung di Dusun Labuhan Desa Tanjung Ori Pulau Bawean. Rencana hari ini layar ke Gresik, dan akan ditindaklanjuti di Satpolair Gresik,” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Kapal Perahu Layar Motor (PLM) Dewi Nur II mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di Perairan Pulau Bawean. Beruntung crew Kapal muatan kayu olahan berangkat dari Kalimantan tujuan Pamekasan Madura itu selamat dan tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

Diketahui perahu yang membawa 5 crew beserta kapten perahu selamat. Di antaranya Nur Hasan, 48, Buhari, 48, asal Desa  Lesung Daya Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan. Kemudian Taslim, 50,  Jamaludin, 50, dan Samsuri, 49, asal Desa  Kapung Kecamatan Batumarmar Kabupaten Pamekasan.

Kanit Satpolair Bawean Bripka Sodiq Susanto mengatakan kejadian tersebut, berawal saat perahu yang berangkat dari Kalimantan Tengah mengalami kebocoran di Lambung kapal.

-

“ABK mencoba untuk menguras air yang ada di dalam kapal dengan menggunakan tiga  pompa air tapi tidak bisa mengatasi sehingga akhirnya kapal tenggelam di 46 mil dari bibir pantai perairan Bawean,” ungkapnya, Selasa (13/7).

Sodiq menjelaskan para ABK kapal kemudian diselamatkan oleh nelayan kapal ikan Sumber Makmur beserta petugas Satpolair.

” Setelah dievakuasi dan dibawa ke daratan Pulau Bawean dan lima ABK sementara ditampung di Dusun Labuhan Desa Tanjung Ori Pulau Bawean. Rencana hari ini layar ke Gresik, dan akan ditindaklanjuti di Satpolair Gresik,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/