alexametrics
28 C
Gresik
Monday, 16 May 2022

Gresik Rawan Kebakaran, Sehari Bisa Tiga Kali Kejadian

GRESIK – Masyarakat Kabupaten Gresik diharapkan selalu waspada terkait cuaca panas dan berangin. Pasalnya, kejadian kebakaran mencapai dua sampai tiga kejadian dalam sehari.  Terutama di wilayah perumahan maupun semak belukar.

Kepala PMK Gresik Eka Prapangasta mengatakan jumlah angka rescue dan kebakaran yang mencapai total 234 sangat mungkin meningkat. “Selama 2021 Unit Pemadam Kebakaran Gresik (PMK) telah melakukan 109 kejadian rescue dan 125 kejadian kebakaran di Kabupaten Gresik karena lalai,” kata Eka, Jumat (10/9).

Pihaknya juga menerima laporan dari warga tentang kebakaran di jalan Walet 4 nomor 2 Desa Kembangan Kecamatan Kebomas sekitar pukul 14.55 WIB, Jumat (10/9). “Diduga pembakaran sampah oleh salah satu warga yang di tinggalkan begitu saja,” ungkapnya.

Selain kelalaian,  kondisi geografis wilayah Gresik yang terik membuat titik api sangat mudah muncul. “Terutama semak belukar, itu yang paling rawan. Semakin mengkhawatirkan jika lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga,” ujar Eka.

Eka menjelaskan wilayah hot spot tersebut justru berada di kawasan kota dan wilayah Gresik selatan. Tentunya, antisipasi dan kewaspadaan perlu menjadi perhatian serius. “Sehingga, kami berharap masyarakat tidak membakar sampah rumah tangga atau semak belukar sembarangan,” ucapnya.

Kekhawatiran lainnya yakni terbatasnya personel dan unit PMK milik Gresik dalam melakukan penanganan. Yakni hanya tersedia tujuh unit pemadam dan lima unit mobil tangki untuk menyuplai air.

“Paling susah kalau ada peristiwa kebakaran di waktu yang hampir bersamaan. Jumlah personel juga terbatas,” pungkasnya. (yud/han)

GRESIK – Masyarakat Kabupaten Gresik diharapkan selalu waspada terkait cuaca panas dan berangin. Pasalnya, kejadian kebakaran mencapai dua sampai tiga kejadian dalam sehari.  Terutama di wilayah perumahan maupun semak belukar.

Kepala PMK Gresik Eka Prapangasta mengatakan jumlah angka rescue dan kebakaran yang mencapai total 234 sangat mungkin meningkat. “Selama 2021 Unit Pemadam Kebakaran Gresik (PMK) telah melakukan 109 kejadian rescue dan 125 kejadian kebakaran di Kabupaten Gresik karena lalai,” kata Eka, Jumat (10/9).

Pihaknya juga menerima laporan dari warga tentang kebakaran di jalan Walet 4 nomor 2 Desa Kembangan Kecamatan Kebomas sekitar pukul 14.55 WIB, Jumat (10/9). “Diduga pembakaran sampah oleh salah satu warga yang di tinggalkan begitu saja,” ungkapnya.

-

Selain kelalaian,  kondisi geografis wilayah Gresik yang terik membuat titik api sangat mudah muncul. “Terutama semak belukar, itu yang paling rawan. Semakin mengkhawatirkan jika lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga,” ujar Eka.

Eka menjelaskan wilayah hot spot tersebut justru berada di kawasan kota dan wilayah Gresik selatan. Tentunya, antisipasi dan kewaspadaan perlu menjadi perhatian serius. “Sehingga, kami berharap masyarakat tidak membakar sampah rumah tangga atau semak belukar sembarangan,” ucapnya.

Kekhawatiran lainnya yakni terbatasnya personel dan unit PMK milik Gresik dalam melakukan penanganan. Yakni hanya tersedia tujuh unit pemadam dan lima unit mobil tangki untuk menyuplai air.

“Paling susah kalau ada peristiwa kebakaran di waktu yang hampir bersamaan. Jumlah personel juga terbatas,” pungkasnya. (yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/