alexametrics
26 C
Gresik
Sunday, 3 July 2022

Pelaku Pembobol Konter dan SPBU Divonis 2,9 Tahun

GRESIK – Terdakwa residivis kasus pencurian, Gunawan Wibisono, 35, dan Legiono, 24, warga Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, Surabaya divonis penjara 2,9 tahun. Ini setelah keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencurian HP di konter dan uang tunai di SPBU.

Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut kedua terdakwa dengan hukuman pidana penjara tiga tahun.

Kedua terdakwa terbukti bersalah mencuri delapan handphone dan uang Rp24 juta milik toko handphone di Jalan Batu Mulia, Kota Baru Driyorejo, Gresik. Selain itu, mereka juga membobol laci sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak jauh lokasinya dengan mencokel jendela kantor SPBU dan mencuri uang tunai sebesar Rp6 juta.

“Mohon keringanan Yang Mulia, saya masih punya adik yang butuh dibiayai sekolahnya, Bapak saya nganggur. Sementara ibu saya meninggal pada saat saya di penjara,” ujar terdakwa Gunawan.

Sementara terdakwa Legiono mengaku jadi tulang punggung keluarga dan meninggalkan istri dan empat anaknya yang masih butuh biaya dan perhatian darinya. “Saya juga mohon keringanan Yang Mulia,” katanya kepada majelis hakim.

Majelis hakim bersikukuh bahwa perbuatan keduanya sangat merugikan masyarakat. “Mengadili keduanya dengan masing-masing pidana penjara dua tahun dan sembilan bulan,” kata ketua majelis hakim, Bagus Trenggono, membacakan putusan.

Pada amar putusan, perbuatan kedua terdakwa memenuhi unsur melakukan pencurian dengan pemberatan sesuai pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP. Atas putusan itu, kedua terdakwa maupun JPU menerima putusan tersebut. (yud/rof)

GRESIK – Terdakwa residivis kasus pencurian, Gunawan Wibisono, 35, dan Legiono, 24, warga Kelurahan Sambikerep, Kecamatan Sambikerep, Surabaya divonis penjara 2,9 tahun. Ini setelah keduanya dinyatakan terbukti bersalah melakukan pencurian HP di konter dan uang tunai di SPBU.

Putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut kedua terdakwa dengan hukuman pidana penjara tiga tahun.

Kedua terdakwa terbukti bersalah mencuri delapan handphone dan uang Rp24 juta milik toko handphone di Jalan Batu Mulia, Kota Baru Driyorejo, Gresik. Selain itu, mereka juga membobol laci sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tidak jauh lokasinya dengan mencokel jendela kantor SPBU dan mencuri uang tunai sebesar Rp6 juta.

-

“Mohon keringanan Yang Mulia, saya masih punya adik yang butuh dibiayai sekolahnya, Bapak saya nganggur. Sementara ibu saya meninggal pada saat saya di penjara,” ujar terdakwa Gunawan.

Sementara terdakwa Legiono mengaku jadi tulang punggung keluarga dan meninggalkan istri dan empat anaknya yang masih butuh biaya dan perhatian darinya. “Saya juga mohon keringanan Yang Mulia,” katanya kepada majelis hakim.

Majelis hakim bersikukuh bahwa perbuatan keduanya sangat merugikan masyarakat. “Mengadili keduanya dengan masing-masing pidana penjara dua tahun dan sembilan bulan,” kata ketua majelis hakim, Bagus Trenggono, membacakan putusan.

Pada amar putusan, perbuatan kedua terdakwa memenuhi unsur melakukan pencurian dengan pemberatan sesuai pasal 363 ayat 1 ke-4 KUHP. Atas putusan itu, kedua terdakwa maupun JPU menerima putusan tersebut. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/