alexametrics
28 C
Gresik
Saturday, 12 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Dua Korban Ledakan Dirawat di RS dr Soetomo

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Peristiwa ledakan tabung metanol PT. Citra Adi Sarana (CAS) yang menewaskan lima pekerja dan dua luka berat atas kejadian tersebut. Korban selamat dari peristiwa ledakan tersebut masih menjalani perawatan serius. Yakni, Nur Kholik dan Ali Sofyan yang mengalami luka bakar parah hampir disekujur tubuhnya. Keduanya sempat menjalani perawatan medis di RS Semen Gresik sejak Selasa lalu (8/6).

Humas Rumah Sakit Semen Gresik Tolib Bahasuan mengatakan, pihaknya sempat menangani empat orang pekerja yang menjadi korban ledakan tabung tersebut. Dengan dua orang di antaranya, tidak dapat lagi tertolong oleh tindakan medis akibat luka parah yang dialami. “Ada empat orang yang dibawa ke kami. Dua meninggal dunia di UGD (Unit Gawat Darurat). Dua lagi mengalami luka bakar derajat berat yakni luka bakar cukup luas sampai ke muka, leher dan mengganggu pernafasan,” ujarnya.

Dua korban meninggal dunia di UGD Rumah Sakit Semen Gresik diketahui atas nama M. Burhanudin Al Ansori ,22 , dan Ibnu A’Thoillah ,21, keduanya asal Trenggalek. Tolib mengatakan, kedua jenazah langsung dibawa pulang atas permintaan pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sementara dua pekerja lagi sempat dilakukan perawatan di Rumah Sakit Semen Gresik, atas nama Nur Kholik ,35, warga Jalan Usman Sadar, Gresik dan Ali Sofyan ,25, asal Tulungagung. Namun, kondisi luka bakar yang parah, membuatnya harus dirujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya.  “Sekitar pukul jam 2.00 WIB, karena harus dirawat di unit khusus luka bakar. Kondisi luka hampir 90 persen,” ungkap Tolib.

Kepala Humas RSUD Dr Soetomo dr Pesta Parulian mengatakan, kedua korban masih menjalani perawatan intensif ruang ICU, kondisi masih belum sadarkan diri. Untuk Nur kholik mengalami luka bakar sekitar 80 persen sementara Ali Sofyan 68 persen,” ujarnya singkatnya.

Sementara Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik Maftukhan mengatakan, pihaknya sempat menangani tiga orang pekerja korban ledakan tabung pabrik tersebut. Sayang, nyawa ketiganya tidak terselamatkan. “Meninggal dunia dan sudah dibawa pulang pihak keluarga,” kata Maftukhan.

Ketiga pekerja yang meninggal di RSUD Ibnu Sina bernama nama Septianingrum ,26, warga Kabupaten Kediri, Muhammad Andik ,33, warga Jalan Awikoen, Gresik dan Johanes Saputra ,22, warga Lamongan. (yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Peristiwa ledakan tabung metanol PT. Citra Adi Sarana (CAS) yang menewaskan lima pekerja dan dua luka berat atas kejadian tersebut. Korban selamat dari peristiwa ledakan tersebut masih menjalani perawatan serius. Yakni, Nur Kholik dan Ali Sofyan yang mengalami luka bakar parah hampir disekujur tubuhnya. Keduanya sempat menjalani perawatan medis di RS Semen Gresik sejak Selasa lalu (8/6).

Humas Rumah Sakit Semen Gresik Tolib Bahasuan mengatakan, pihaknya sempat menangani empat orang pekerja yang menjadi korban ledakan tabung tersebut. Dengan dua orang di antaranya, tidak dapat lagi tertolong oleh tindakan medis akibat luka parah yang dialami. “Ada empat orang yang dibawa ke kami. Dua meninggal dunia di UGD (Unit Gawat Darurat). Dua lagi mengalami luka bakar derajat berat yakni luka bakar cukup luas sampai ke muka, leher dan mengganggu pernafasan,” ujarnya.

Dua korban meninggal dunia di UGD Rumah Sakit Semen Gresik diketahui atas nama M. Burhanudin Al Ansori ,22 , dan Ibnu A’Thoillah ,21, keduanya asal Trenggalek. Tolib mengatakan, kedua jenazah langsung dibawa pulang atas permintaan pihak keluarga untuk dimakamkan.

Mobile_AP_Half Page

Sementara dua pekerja lagi sempat dilakukan perawatan di Rumah Sakit Semen Gresik, atas nama Nur Kholik ,35, warga Jalan Usman Sadar, Gresik dan Ali Sofyan ,25, asal Tulungagung. Namun, kondisi luka bakar yang parah, membuatnya harus dirujuk ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya.  “Sekitar pukul jam 2.00 WIB, karena harus dirawat di unit khusus luka bakar. Kondisi luka hampir 90 persen,” ungkap Tolib.

Kepala Humas RSUD Dr Soetomo dr Pesta Parulian mengatakan, kedua korban masih menjalani perawatan intensif ruang ICU, kondisi masih belum sadarkan diri. Untuk Nur kholik mengalami luka bakar sekitar 80 persen sementara Ali Sofyan 68 persen,” ujarnya singkatnya.

Sementara Wakil Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik Maftukhan mengatakan, pihaknya sempat menangani tiga orang pekerja korban ledakan tabung pabrik tersebut. Sayang, nyawa ketiganya tidak terselamatkan. “Meninggal dunia dan sudah dibawa pulang pihak keluarga,” kata Maftukhan.

Ketiga pekerja yang meninggal di RSUD Ibnu Sina bernama nama Septianingrum ,26, warga Kabupaten Kediri, Muhammad Andik ,33, warga Jalan Awikoen, Gresik dan Johanes Saputra ,22, warga Lamongan. (yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru