alexametrics
28 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Kurir Sabu Asal Krian Dituntut Enam Tahun Penjara

GRESIK – Danil Setiawan, 22, warga Dusun Patuk Kulon, RT 4/RW 4 Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo hanya bisa tertunduk lesu mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia dituntut enam tahun penjara akibat pekerjaannya sebagai kurir sabu.

Nur Afrida sebagai jaksa pengganti dihadapan majelis hakim mengatakan bahwa terdakwa Danil terbukti menjadi kurir sabu dengan barang bukti 0.36 gram. Sehingga perbuatan terdakwa dianggap tidak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan narkoba. Bahkan perbuatan terdakwa dinilai merusak generasi penerus.

“Menuntut terhadap terdakwa Danil Setiawan sesuai dengan pasal 112 UU 35/999 tentang narkoba. Menjatuhkan hukuman selama enam tahun penjara dan dipotong masa tahanan. Selain itu diminta membayar denda Rp 800 juta. Jika tidak sanggup membayar, maka diganti hukuman selama tiga bulan penjara,” ujarnya.

Nur Afrida menjelaskan tuntutan tersebut sesuai dengan perbuatannya, namun terdakwa dalam persidangan bersikap sopan, dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan. “Namun tuntutan tersebut dirasa cukup bagi terdakwa, agar tidak mengulangi lagi,” jelasnya.

Sementara Danil melalui penasehat hukumnya dari posbakum Fajar Trilaksana meminta majelis hakim untuk menunda pekan depan terkait menyampaikan pembelaan. “Minta waktu satu Minggu yang mulia untuk membuat pledoi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa diadili lantaran pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul13.30 seseorang bernama Indra masih dalam pengejaran polisi memesan sabu lewat chatting WhatsApp dengan harga Rp300 ribu. Tak lama kemudian, datanglah petugas kepolisian Sat Narkoba Polres Gresik. Ketika dilakukan penggeledahan badan, polisi menemukan satu klip sabu. Kemudian tersnagka bersama barang bukti dibawa ke kantor polisi. (yud/rof)

GRESIK – Danil Setiawan, 22, warga Dusun Patuk Kulon, RT 4/RW 4 Desa Sidomulyo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo hanya bisa tertunduk lesu mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ia dituntut enam tahun penjara akibat pekerjaannya sebagai kurir sabu.

Nur Afrida sebagai jaksa pengganti dihadapan majelis hakim mengatakan bahwa terdakwa Danil terbukti menjadi kurir sabu dengan barang bukti 0.36 gram. Sehingga perbuatan terdakwa dianggap tidak mendukung program pemerintah tentang pemberantasan narkoba. Bahkan perbuatan terdakwa dinilai merusak generasi penerus.

“Menuntut terhadap terdakwa Danil Setiawan sesuai dengan pasal 112 UU 35/999 tentang narkoba. Menjatuhkan hukuman selama enam tahun penjara dan dipotong masa tahanan. Selain itu diminta membayar denda Rp 800 juta. Jika tidak sanggup membayar, maka diganti hukuman selama tiga bulan penjara,” ujarnya.

-

Nur Afrida menjelaskan tuntutan tersebut sesuai dengan perbuatannya, namun terdakwa dalam persidangan bersikap sopan, dan tidak berbelit-belit dalam memberikan keterangan. “Namun tuntutan tersebut dirasa cukup bagi terdakwa, agar tidak mengulangi lagi,” jelasnya.

Sementara Danil melalui penasehat hukumnya dari posbakum Fajar Trilaksana meminta majelis hakim untuk menunda pekan depan terkait menyampaikan pembelaan. “Minta waktu satu Minggu yang mulia untuk membuat pledoi,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa diadili lantaran pada Rabu (14/7/2021) sekitar pukul13.30 seseorang bernama Indra masih dalam pengejaran polisi memesan sabu lewat chatting WhatsApp dengan harga Rp300 ribu. Tak lama kemudian, datanglah petugas kepolisian Sat Narkoba Polres Gresik. Ketika dilakukan penggeledahan badan, polisi menemukan satu klip sabu. Kemudian tersnagka bersama barang bukti dibawa ke kantor polisi. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/