alexametrics
28 C
Gresik
Saturday, 12 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tabung Meledak, Lima Pekerja PT CAS Tewas Terpanggang

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK – Kecelakaan kerja hingga menelan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Sebuah tangki metanol yang tengah diperbaiki karyawan PT Citra Adi Sarana (CAS) di sebuah kawasan industri di Jalan Kapten Dharmo Sugondo meledak. Akibat kejadian itu lima orang pekerja tewas dan dua luka berat.

Informasi di lapangan menyebutkan, kejadian ledakan pipa terjadi Selasa, pukul 15.30 WIB. Lima pekerja yang tewas akibat ledakan tabung metanol ini antara lain Muhammad Burhanudin Al Ansori, 22, dan Ibnu Attoilah ,21, Keduanya berasal dari Kabupaten Trenggalek. Jenazah keduanya berada di kamar jenazah RS Semen Gresik.

Selain itu korban lain, Septianingrum ,26, asal Kediri, Muhammad Andik ,33, warga Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas Gresik dan Johanes Saputro ,22, warga Kabupaten Lamongan. Jenazah ketiganya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik dengan kondisi tubuh melepuh. Sedangkan, dua korban luka berat adalah Nur Kholik ,35, warga Kelurahan Sukorame Gresik dan Ali ,25.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, mengungkapkan, kendati penyebab ledakan belum bisa dipastikan namun berdasarkan informasi saksi di lapangan tabung tersebut meledak saat sedang dilakukan pekerjaan pengelasan. “Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dari labfor. Namun tabung tersebut rencananya digunakan untuk penyimpanan metanol,” kata Kapolres.

Polres Gresik sejauh ini sudah memeriksa enam saksi secara intensif guna dimintai keterangan sembari melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP bersama tim labfor Polda Jawa Timur.  “Pemeriksaan dilakukan intensif, termasuk tentang prosedur keamanan dalam bekerja,” tandasnya.

Sementara itu, duka yang mendalam tampak menyelimuti keluarga besar Prodi Teknik Perpipaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Begitu mendapatkan informasi salah satu alumnus terbaiknya meninggal saat bertugas, akun instagram teknik Perpipaan PPNS langsung mengucapkan rasa bela sungkawa. Septianingrum merupakan alumnus Teknik Perpipaan PPNS angkatan tahun 2014. Gadis 26 tahun itu berasal dari Kota Kediri.  (fir/yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK – Kecelakaan kerja hingga menelan korban jiwa kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Sebuah tangki metanol yang tengah diperbaiki karyawan PT Citra Adi Sarana (CAS) di sebuah kawasan industri di Jalan Kapten Dharmo Sugondo meledak. Akibat kejadian itu lima orang pekerja tewas dan dua luka berat.

Informasi di lapangan menyebutkan, kejadian ledakan pipa terjadi Selasa, pukul 15.30 WIB. Lima pekerja yang tewas akibat ledakan tabung metanol ini antara lain Muhammad Burhanudin Al Ansori, 22, dan Ibnu Attoilah ,21, Keduanya berasal dari Kabupaten Trenggalek. Jenazah keduanya berada di kamar jenazah RS Semen Gresik.

Selain itu korban lain, Septianingrum ,26, asal Kediri, Muhammad Andik ,33, warga Kelurahan Gending, Kecamatan Kebomas Gresik dan Johanes Saputro ,22, warga Kabupaten Lamongan. Jenazah ketiganya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik dengan kondisi tubuh melepuh. Sedangkan, dua korban luka berat adalah Nur Kholik ,35, warga Kelurahan Sukorame Gresik dan Ali ,25.

Mobile_AP_Half Page

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, mengungkapkan, kendati penyebab ledakan belum bisa dipastikan namun berdasarkan informasi saksi di lapangan tabung tersebut meledak saat sedang dilakukan pekerjaan pengelasan. “Untuk penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan dari labfor. Namun tabung tersebut rencananya digunakan untuk penyimpanan metanol,” kata Kapolres.

Polres Gresik sejauh ini sudah memeriksa enam saksi secara intensif guna dimintai keterangan sembari melakukan penyelidikan dan melakukan olah TKP bersama tim labfor Polda Jawa Timur.  “Pemeriksaan dilakukan intensif, termasuk tentang prosedur keamanan dalam bekerja,” tandasnya.

Sementara itu, duka yang mendalam tampak menyelimuti keluarga besar Prodi Teknik Perpipaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS). Begitu mendapatkan informasi salah satu alumnus terbaiknya meninggal saat bertugas, akun instagram teknik Perpipaan PPNS langsung mengucapkan rasa bela sungkawa. Septianingrum merupakan alumnus Teknik Perpipaan PPNS angkatan tahun 2014. Gadis 26 tahun itu berasal dari Kota Kediri.  (fir/yud/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru