alexametrics
24 C
Gresik
Sunday, 22 May 2022

Dua Laka di Gresik Akibatkan Tiga Pengendara Motor Tewas

GRESIK – Kecelakaan dengan korban jiwa masih terus terjadi. Tak tanggung-tanggung dua kecelakaan mengakibatka tiga pengendara motor tewas di tempat. Kecelakaan pertama terjadi di  ruas Jalan Raya Driyorejo, Kecamatan Driyorejo. Peristiwa nahas itu merenggut nyawa pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Nyawa mereka tak tertolong akibat  mengalami luka parah.

Dari informasi yang dihimpun kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (6/3) sekitar pukul 03.30 dini hari. Melibatkan mobil romobangan peziarah Isuzu Elf AE 7109 V yang dikemudikan Shodiq Purnomo Aji ,25, warga Bedingin Sambit Jalan Puntadewa, Kabupaten Ponorogo.

Kemudian sepeda motor Yamaha Mio J bernopil S 3285 RR yang dikendarai Sumaji ,52, berboncengan dengan istrinya Lilik ,52, asal Desa Tingan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Dan sepeda motor Honda Vario L 6065 NF dikendarai Salman Alvariqi ,18, dan Moh. Sultan Risky ,21, warga Perum Sumput Asri Kecamatan Driyorejo.

Kanit lakalantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan kecelakaan bermula saat Isuzu Elf melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedanga. Sesampaianya di lokasi, Shodiq saat mengemudikan kurang memperhatikan arah depan hingga oleng ke kanan dan melewati markah jalan tengah.

Akibatnya, elf menyeruduk motor S 3285 RR yang berjalan dari arah timur ke barat atau berlawanan arah. Tidak berhenti di situ, kembali terjadi benturan dengan sepeda motor nopol L 6065 NF yang juga dari arah berlawanan. Para pengendara motor pun langsung tersungkur di jalan Raya.

Korban bernama Lilik meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara suaminya Sumaji mengalami luka berat kemudian dilarikan ke rumah sakit, walapun akhirnya ikut meregang nyawa. Sedangkan Salman dan Sultan mengalami luka – luka dan dirawat di RS Anwar Medika Sidoarjo.

Kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas. Pengendara motor Honda Beat bernopol L 6514 YM bernama Nurul Huda ,35, meninggal dunia di lokasi kejadian laka usai terlibat laka dengan Truk Trailer Nopol L 8297 UW di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas.

Kronologisnya sepeda Motor beat bernopol L 6514 YM melintasi Jalan Raya Mayjen Sungkono mendahului sisi kiri Truk Trailer Nopol L 8297 UW.

“Saat mendahului truk, pengemudi motor diduga kurang memperhatikan arah depan dan tidak menjaga jarak aman,” ujarnya, Senin (7/3).

Suharto menjelaskan sepeda Motor membentur samping kiri Truk, jatuh, dan akhirnya tertabrak oleh Truk Trailer. Atas kejadian laka tersebut satu orang pengendara motor meninggal ditempat dan satu orang luka ringan.

“Korban meninggal dunia pengendara motor bernama Nurul Huda dan korban luka ringan bernama Moch. Aditya Purnawan yang di bonceng oleh korban. Saat ini korban luka – luka dilarikan untuk di Rumah Sakit Semen Gresik untuk mendapatkan perawatan, ” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Kecelakaan dengan korban jiwa masih terus terjadi. Tak tanggung-tanggung dua kecelakaan mengakibatka tiga pengendara motor tewas di tempat. Kecelakaan pertama terjadi di  ruas Jalan Raya Driyorejo, Kecamatan Driyorejo. Peristiwa nahas itu merenggut nyawa pasangan suami istri (Pasutri) asal Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Nyawa mereka tak tertolong akibat  mengalami luka parah.

Dari informasi yang dihimpun kecelakaan maut itu terjadi pada Minggu (6/3) sekitar pukul 03.30 dini hari. Melibatkan mobil romobangan peziarah Isuzu Elf AE 7109 V yang dikemudikan Shodiq Purnomo Aji ,25, warga Bedingin Sambit Jalan Puntadewa, Kabupaten Ponorogo.

Kemudian sepeda motor Yamaha Mio J bernopil S 3285 RR yang dikendarai Sumaji ,52, berboncengan dengan istrinya Lilik ,52, asal Desa Tingan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Dan sepeda motor Honda Vario L 6065 NF dikendarai Salman Alvariqi ,18, dan Moh. Sultan Risky ,21, warga Perum Sumput Asri Kecamatan Driyorejo.

-

Kanit lakalantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan kecelakaan bermula saat Isuzu Elf melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan sedanga. Sesampaianya di lokasi, Shodiq saat mengemudikan kurang memperhatikan arah depan hingga oleng ke kanan dan melewati markah jalan tengah.

Akibatnya, elf menyeruduk motor S 3285 RR yang berjalan dari arah timur ke barat atau berlawanan arah. Tidak berhenti di situ, kembali terjadi benturan dengan sepeda motor nopol L 6065 NF yang juga dari arah berlawanan. Para pengendara motor pun langsung tersungkur di jalan Raya.

Korban bernama Lilik meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara suaminya Sumaji mengalami luka berat kemudian dilarikan ke rumah sakit, walapun akhirnya ikut meregang nyawa. Sedangkan Salman dan Sultan mengalami luka – luka dan dirawat di RS Anwar Medika Sidoarjo.

Kecelakaan juga terjadi di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas. Pengendara motor Honda Beat bernopol L 6514 YM bernama Nurul Huda ,35, meninggal dunia di lokasi kejadian laka usai terlibat laka dengan Truk Trailer Nopol L 8297 UW di Jalan Raya Mayjen Sungkono, Kecamatan Kebomas.

Kronologisnya sepeda Motor beat bernopol L 6514 YM melintasi Jalan Raya Mayjen Sungkono mendahului sisi kiri Truk Trailer Nopol L 8297 UW.

“Saat mendahului truk, pengemudi motor diduga kurang memperhatikan arah depan dan tidak menjaga jarak aman,” ujarnya, Senin (7/3).

Suharto menjelaskan sepeda Motor membentur samping kiri Truk, jatuh, dan akhirnya tertabrak oleh Truk Trailer. Atas kejadian laka tersebut satu orang pengendara motor meninggal ditempat dan satu orang luka ringan.

“Korban meninggal dunia pengendara motor bernama Nurul Huda dan korban luka ringan bernama Moch. Aditya Purnawan yang di bonceng oleh korban. Saat ini korban luka – luka dilarikan untuk di Rumah Sakit Semen Gresik untuk mendapatkan perawatan, ” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/