alexametrics
24C
Gresik
Friday, 5 March 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ngeri, Buruh Pabrik Plastik Tewas Tergilas Mesin

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRESIK– Peristiwa kecelakaan kerja terjadi di gudang UD Nona Plastik, Jalan Raya Gantang, Desa Boboh, Kecamatan Menganti. Ahmad Faris Sueb,18, tewas setelah kepalanya masuk ke bagian penggilingan biji plastik pada Selasa (6/10) sekitar pukul 11.25 siang kemarin.

Informasi di lapangan menyebut, laka kerja itu bermula saat korban Ahmad Faris Sueb masuk kerja sekitar pukul 07.30 WIB. Dia sempat mengeluh sakit kepada teman kerjanya. Namun, Ahmad Faris tetap melaksanakan aktivitas pekerjaannya sebagai operator mesin penggiling biji plastik. Sekitar pukul 11.25 WIB, saksi Dian Erika yang bertugas sebagai operator mesin digantikan korban.

 

Selanjutnya, saksi keluar gudang untuk membeli makan. Setelah kembali ke gudang ternyata dia diberitahu oleh karyawan lain bernama Indah Kristianti, korban Ahmad Faris dalam keadaan pingsan dengan luka parah di kepala. Mendengar kabar itu, saksi Dian Erika langsung lari ke samping mesin produksi. “Saya melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di sebelah mesin dalam keadaan tidak bergerak,” kata Dian.

Melihat hal itu dia langsung memberitahu karyawan lain dan pemilik gudang, Mulyono.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Pemilik usaha sudah menghubungi aparat kepolisian pasca kejadian. “Benar ada laka kerja. Kasusnya sudah ditangani Polres Gresik,” kata Tatak.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga menyatakan belum bisa berkomentar banyak. “Masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Bayu. (fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRESIK– Peristiwa kecelakaan kerja terjadi di gudang UD Nona Plastik, Jalan Raya Gantang, Desa Boboh, Kecamatan Menganti. Ahmad Faris Sueb,18, tewas setelah kepalanya masuk ke bagian penggilingan biji plastik pada Selasa (6/10) sekitar pukul 11.25 siang kemarin.

Informasi di lapangan menyebut, laka kerja itu bermula saat korban Ahmad Faris Sueb masuk kerja sekitar pukul 07.30 WIB. Dia sempat mengeluh sakit kepada teman kerjanya. Namun, Ahmad Faris tetap melaksanakan aktivitas pekerjaannya sebagai operator mesin penggiling biji plastik. Sekitar pukul 11.25 WIB, saksi Dian Erika yang bertugas sebagai operator mesin digantikan korban.

 

Mobile_AP_Half Page

Selanjutnya, saksi keluar gudang untuk membeli makan. Setelah kembali ke gudang ternyata dia diberitahu oleh karyawan lain bernama Indah Kristianti, korban Ahmad Faris dalam keadaan pingsan dengan luka parah di kepala. Mendengar kabar itu, saksi Dian Erika langsung lari ke samping mesin produksi. “Saya melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di sebelah mesin dalam keadaan tidak bergerak,” kata Dian.

Melihat hal itu dia langsung memberitahu karyawan lain dan pemilik gudang, Mulyono.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Pemilik usaha sudah menghubungi aparat kepolisian pasca kejadian. “Benar ada laka kerja. Kasusnya sudah ditangani Polres Gresik,” kata Tatak.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga menyatakan belum bisa berkomentar banyak. “Masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Bayu. (fir/han)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Berita Terkait

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru