alexametrics
24 C
Gresik
Thursday, 26 May 2022

Tepergok Curi Gabah, Pemuda Katimoho Babak Belur Dimassa

GRESIK – Akbar Setia Pambudi , 24, seorang pengangguran warga Desa Katimoho, RT 05, RW 02, Kecamatan Kedamean terpaksa harus berpuasa di balik jeruji besi. Ini setelah aksinya mencuri gabang di gudang penggilinganpadi milik Sunarto di Desa Kandangan RT 1/RW 2, Kecamatan Cerme terpergok warga.

Dari informasi yang dihimpun saat pemilik gudang Sunarto berada di halaman rumahnya sekira pukul 01.00 dini hari Senin (4/4), melihat ada orang berhenti di sebelah barat gudang miliknya. Merasa curiga, korban kemudian mendatangi gudang selep miliknya.

Baca Juga : Motor Guru TK Muslimat NU di Gresik Ini Dicuri Kawanan Maling

Ia kaget melihat kunci gembok gudangnya sudah hilang. Korban kemudian menghubungi anaknya yang bernama M. Sahid dan tidak lama kemudian anaknya datang bersama beberapa orang warga memasuki gudang selep.

Mereka melihat ada mobil pikep warna hitam Nopol W 8367 DX dan terlihat di belakang pikep sudah terisi penuh oleh 20 karung gabah. Selanjutnya korban ditemani warga mengejar pelaku yang hendak melarikan diri dari dalam gudang menuju jalan raya. Akhirnya pelaku ketangkap dan dimassa warga karena sudah geram terhadap pelaku.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cerme. Tidak berselang lama anggota Polsek Cerme datang untuk membawa pelaku. Kapolsek Cerme AKP Musihram membenarkan kejadian tersebut, tersangka sudah diamankan di Mapolsek Cerme.

“Dari tangan tersangka kami amankan barang bukti 20 karung gabah padi dengan berat total 1,2 ton, satu unit mobil pikep warna hitam Nopol W 8367, tiga buah kunci gembok merk Jack dan satu buah alat gunting pemotong besi ukuran 36 Inch,” ujarnya, Senin (4/4).

Musirham menambahkan atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kerugian sekitar Rp 6,6 juta. Modus tersangka menunggu gudang sepi dan merusak gembok gudang menggunakan gunting pemotong besi.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersangka kami jerat Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 KUHP,” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Akbar Setia Pambudi , 24, seorang pengangguran warga Desa Katimoho, RT 05, RW 02, Kecamatan Kedamean terpaksa harus berpuasa di balik jeruji besi. Ini setelah aksinya mencuri gabang di gudang penggilinganpadi milik Sunarto di Desa Kandangan RT 1/RW 2, Kecamatan Cerme terpergok warga.

Dari informasi yang dihimpun saat pemilik gudang Sunarto berada di halaman rumahnya sekira pukul 01.00 dini hari Senin (4/4), melihat ada orang berhenti di sebelah barat gudang miliknya. Merasa curiga, korban kemudian mendatangi gudang selep miliknya.

Baca Juga : Motor Guru TK Muslimat NU di Gresik Ini Dicuri Kawanan Maling

-

Ia kaget melihat kunci gembok gudangnya sudah hilang. Korban kemudian menghubungi anaknya yang bernama M. Sahid dan tidak lama kemudian anaknya datang bersama beberapa orang warga memasuki gudang selep.

Mereka melihat ada mobil pikep warna hitam Nopol W 8367 DX dan terlihat di belakang pikep sudah terisi penuh oleh 20 karung gabah. Selanjutnya korban ditemani warga mengejar pelaku yang hendak melarikan diri dari dalam gudang menuju jalan raya. Akhirnya pelaku ketangkap dan dimassa warga karena sudah geram terhadap pelaku.

Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cerme. Tidak berselang lama anggota Polsek Cerme datang untuk membawa pelaku. Kapolsek Cerme AKP Musihram membenarkan kejadian tersebut, tersangka sudah diamankan di Mapolsek Cerme.

“Dari tangan tersangka kami amankan barang bukti 20 karung gabah padi dengan berat total 1,2 ton, satu unit mobil pikep warna hitam Nopol W 8367, tiga buah kunci gembok merk Jack dan satu buah alat gunting pemotong besi ukuran 36 Inch,” ujarnya, Senin (4/4).

Musirham menambahkan atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian kerugian sekitar Rp 6,6 juta. Modus tersangka menunggu gudang sepi dan merusak gembok gudang menggunakan gunting pemotong besi.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersangka kami jerat Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan ke 5 KUHP,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/