alexametrics
25 C
Gresik
Friday, 20 May 2022

Jadi Kurir Sabu, Warga Manyarrejo Diseret ke Pengadilan

GRESIK – Ahmad Fadeli warga Jalan Telaga 1/04 Desa Manyarejo Kecamatan Manyar harus menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya menjadi kuris narkoba jenis sabu seberat 85 gram.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dickey Eka Koes Ardiyansyah terdakwa ditangkap polisi di Alfamidi di Jalan Raya Bungah dengan BB satu poket SS dengan berat netto 1,081 gram.

Setelah dikembangkan oleh polisi, terdakwa tidak hanya sekali sebagai kurir narkoba. Akan tetapi terdakwa juga pernah mengirim narkoba didaerah Leces, kabupaten Probolinggo seberat 85 gram.

Dijelaskan dalam dakwaan, waktu itu terdakwa dihubungi oleh Rudi (DPO) untuk mengirim paket narkoba di daerah Leces, probolinggo dengan cara ranjau. Terdakwa oleh Rudi disuruh ambil paket haram itu di RS Siti Hajar, Sidoarjo.

Atas perintah Rudi, terdakwa disuruh pengirim paket narkoba kepada pesenan diranjau di bawah tiang lampu listrik arah keluar dari tol. Atas jasa kurirnya terdakwa diberi imbalan uang sebesar 2 juta dengan cara ditransfer.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan ketentuan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya. (yud/rof)

GRESIK – Ahmad Fadeli warga Jalan Telaga 1/04 Desa Manyarejo Kecamatan Manyar harus menjadi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya menjadi kuris narkoba jenis sabu seberat 85 gram.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dickey Eka Koes Ardiyansyah terdakwa ditangkap polisi di Alfamidi di Jalan Raya Bungah dengan BB satu poket SS dengan berat netto 1,081 gram.

Setelah dikembangkan oleh polisi, terdakwa tidak hanya sekali sebagai kurir narkoba. Akan tetapi terdakwa juga pernah mengirim narkoba didaerah Leces, kabupaten Probolinggo seberat 85 gram.

-

Dijelaskan dalam dakwaan, waktu itu terdakwa dihubungi oleh Rudi (DPO) untuk mengirim paket narkoba di daerah Leces, probolinggo dengan cara ranjau. Terdakwa oleh Rudi disuruh ambil paket haram itu di RS Siti Hajar, Sidoarjo.

Atas perintah Rudi, terdakwa disuruh pengirim paket narkoba kepada pesenan diranjau di bawah tiang lampu listrik arah keluar dari tol. Atas jasa kurirnya terdakwa diberi imbalan uang sebesar 2 juta dengan cara ditransfer.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana berdasarkan ketentuan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ujarnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/