alexametrics
29 C
Gresik
Wednesday, 18 May 2022

Cabuli Anak Tiri, Warga Menganti Dituntut 12 Tahun Penjara

GRESIK – Terdakwa M. Yusuf, 51, warga Kecamatan Menganti hanya bisa tertunduk lesu saat mendengarkan tuntutan yang dibacakan Jakasa Penuntut Umum (JPU).  Pelaku pencabulan terhadap anak tirinya ini dituntut hukuman penjara selama 12 penjara dan denda Rp 2 Miliar subsider 4 bulan penjara.

JPU Kejaksaan Negeri Gresik Ferry Hary, mengatakan, terdakwa M. Yusuf, melanggar Pasal 81 juncto Pasal 76D UU 17/2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 1/2016 perubahan kedua UU 23/2002 tentang perlindungan anak.

“Meminta hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa M. Yusuf dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp 2 Miliar subsider 4 bulan kurungan,” kata Jaksa Ferry Hary.

Menurut Jaksa Ferry, perbuatan terdakwa sangat M. Yusuf yang sangat memberatkan yaitu terdakwa sebagai ayah tiri seharusnya menjaga dan mendidik anak korban yang masih usia 12 tahun. Selain itu, perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan dan perbuatan terdakwa telah merusak masa depan korban.

“Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum,” imbuhnya.

Sementara Sunaryo, penasihat hukum terdakwa M. Yusuf, dari Posbantuan Hukum Fajartrilaksana mengatakan, dari tuntutan Jaksa, akan disampaikan pembelaan secara tertulis terhadap terdakwa dan disampaikan dalam persidangan.

“Pembelaan yang kita sampaikan diantaranya, terdakwa belum pernah dihukum, tulang punggung keluarga sebab sebagai duda mempunyai satu anak, dan bersedia tidak mengulangi perbuatannya,” kata Sunaryo.

Diketahui, perbuatan dugaan pencabulan terhadap anak tiri dilakukan pada Agustus 2020. Saat itu, korban sedang nonton Televisi dalam kamar, tiba-tiba terdakwa masuk dan mengajak hubungan layaknya suami istri. Setelah selesai, terdakwa mengancam akan membunuhnya jika membocorkan kepada orang lain. (yud/rof)

GRESIK – Terdakwa M. Yusuf, 51, warga Kecamatan Menganti hanya bisa tertunduk lesu saat mendengarkan tuntutan yang dibacakan Jakasa Penuntut Umum (JPU).  Pelaku pencabulan terhadap anak tirinya ini dituntut hukuman penjara selama 12 penjara dan denda Rp 2 Miliar subsider 4 bulan penjara.

JPU Kejaksaan Negeri Gresik Ferry Hary, mengatakan, terdakwa M. Yusuf, melanggar Pasal 81 juncto Pasal 76D UU 17/2016 tentang penetapan peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang 1/2016 perubahan kedua UU 23/2002 tentang perlindungan anak.

“Meminta hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa M. Yusuf dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp 2 Miliar subsider 4 bulan kurungan,” kata Jaksa Ferry Hary.

-

Menurut Jaksa Ferry, perbuatan terdakwa sangat M. Yusuf yang sangat memberatkan yaitu terdakwa sebagai ayah tiri seharusnya menjaga dan mendidik anak korban yang masih usia 12 tahun. Selain itu, perbuatan terdakwa sangat meresahkan masyarakat, terdakwa berbelit-belit dalam persidangan dan perbuatan terdakwa telah merusak masa depan korban.

“Hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum,” imbuhnya.

Sementara Sunaryo, penasihat hukum terdakwa M. Yusuf, dari Posbantuan Hukum Fajartrilaksana mengatakan, dari tuntutan Jaksa, akan disampaikan pembelaan secara tertulis terhadap terdakwa dan disampaikan dalam persidangan.

“Pembelaan yang kita sampaikan diantaranya, terdakwa belum pernah dihukum, tulang punggung keluarga sebab sebagai duda mempunyai satu anak, dan bersedia tidak mengulangi perbuatannya,” kata Sunaryo.

Diketahui, perbuatan dugaan pencabulan terhadap anak tiri dilakukan pada Agustus 2020. Saat itu, korban sedang nonton Televisi dalam kamar, tiba-tiba terdakwa masuk dan mengajak hubungan layaknya suami istri. Setelah selesai, terdakwa mengancam akan membunuhnya jika membocorkan kepada orang lain. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/