alexametrics
29 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Lumpur Menyembur di Area Persawahan Gegerkan Warga

GRESIK – Fenomena alam membuat geger warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah. Di pertengan sawah, lubang mengeluarkan lumpur itu muncul di tiga titik berbeda.

Lubang itu mengeluarkan lumpur selama tiga hari. Bahkan imbas dari luberan lumpur itu memenuhi sebagian tanaman warga. Pemilik lahan yang panik akhirnya melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa setempat. Namun lumpur yang keluar dari dalam tanah tidak mengandung bau gas.

Pemilik lahan Wahyuddin Kamal mengaku semula lubang itu dianggap biasa. Namun semburan lumpur terus keluar tiga hari berturut-turut dan berada di titik lokasi berbeda.

“Pertama di sawah, kedua di jalan tambak atau galangan, ketiga di pinggir kali,” ujarnya.

Tidak mau terjadi apa-apa, Kamal meminta kepada pemerintah agar segera memeriksa lubang tersebut. Ia khawatir jika lubang lumpur itu mengandung bahaya. Luberan lumpur sudah memenuhi sebagian sawahnya.  “Tidak berbau apa-apa, selama empat hari ini kadang keluar kadang tidak. Kalau dipegang teksturnya kayak jeli. Dinas setempat sudah mengecek dan semburan mulai berhenti. Kami berharap hasil kandungan lumpur segera diinformasikan ke warga,” harapnya.

Kepala Dinas DLH Gresik Mokh. Najikh mengatakan lumur yang menyembur ke permukaan bisa dari fenomena alam atau karena perbuatan manusia. Dapat diakibatkan oleh adanya pengeboran di sekitarnya.  ” Hasil cek lapangan tidak berbahaya, “pungkasnya.(yud/han)

GRESIK – Fenomena alam membuat geger warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah. Di pertengan sawah, lubang mengeluarkan lumpur itu muncul di tiga titik berbeda.

Lubang itu mengeluarkan lumpur selama tiga hari. Bahkan imbas dari luberan lumpur itu memenuhi sebagian tanaman warga. Pemilik lahan yang panik akhirnya melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa setempat. Namun lumpur yang keluar dari dalam tanah tidak mengandung bau gas.

Pemilik lahan Wahyuddin Kamal mengaku semula lubang itu dianggap biasa. Namun semburan lumpur terus keluar tiga hari berturut-turut dan berada di titik lokasi berbeda.

-

“Pertama di sawah, kedua di jalan tambak atau galangan, ketiga di pinggir kali,” ujarnya.

Tidak mau terjadi apa-apa, Kamal meminta kepada pemerintah agar segera memeriksa lubang tersebut. Ia khawatir jika lubang lumpur itu mengandung bahaya. Luberan lumpur sudah memenuhi sebagian sawahnya.  “Tidak berbau apa-apa, selama empat hari ini kadang keluar kadang tidak. Kalau dipegang teksturnya kayak jeli. Dinas setempat sudah mengecek dan semburan mulai berhenti. Kami berharap hasil kandungan lumpur segera diinformasikan ke warga,” harapnya.

Kepala Dinas DLH Gresik Mokh. Najikh mengatakan lumur yang menyembur ke permukaan bisa dari fenomena alam atau karena perbuatan manusia. Dapat diakibatkan oleh adanya pengeboran di sekitarnya.  ” Hasil cek lapangan tidak berbahaya, “pungkasnya.(yud/han)

Most Read

Berita Terbaru

/