alexametrics
32 C
Gresik
Tuesday, 17 May 2022

Curanmor Makin Marak, Kapolres Himbau Gunakan Layanan Call Centre

GRESIK – Berbagai upaya Polres Gresik untuk menekan angka kriminalitas nampaknya belum membuat nyali para bandit menciut. Inisiatif warga untuk memasang CCTV sebagai pengaman tambahan pun tidak banyak berpengaruh.

Misalnya, aksi dua bandit diwilayah Desa Domas Kecamatan Menganti. Malam kemarin, mereka berhasil menggasak motor Honda Scoopy W 3201 BL milik Sukiman. “Ada dua orang pria tak dikenal masuk di halaman rumah,” ungkapnya.

Mereka, lanjut Sukiman, datang berboncengan mengendarai motor. Selang lima menit kemudian, salah salah satu dari pelaku pun berhasil membawa kabur motor berwarna merah kesayangan itu. “Aksinya begitu cepat, rekaman CCTV juga tidak merekam jelas. Karena wajah pelaku tertutup masker,” keluhnya.

Apesnya, didalam jok motor tersebut juga terdapat surat-surat kendaran dan dokumen pribadi. “Sudah melapor ke aparat. Khawatir disalahgunakan untuk hal yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Kemudian, Honda CRF bernopol W 6250 DR milik M. Tatang juga raib digondol maling. Peristiwa tersebut terjadi dikawasan Perumahan Pertama Regency, Morowudi. “Baru pulang kerja sekitar pukul 11.00 WIB. Motor langsung parkir digarasi rumah,” ungkapnya.

Sayangnya, pria 28 tahun itu lupa mengunci pagar, menggunakan gembok. Termasuk mengunci ganda motor jenis trail kesayangan itu. “Sekitar jam 5.00 WIB, saya pagar dalam kondisi terbuka, motor juga hilang bersama helmnya,” keluh Tatang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun menghimbau agar masyarakat menggunakan layanan call centre 110. Agar, petugas dapat melakukan bergerak cepat khususnya dalam menangani keadaan darurat.

“Masyarakat bisa melaporkan kejadian atau pun ketika memerlukan bantuan dari kepolisian,” ujar Alumnus Akpol 2001 itu.

Menurutnya, layanan ini gratis dan bisa diakses di seluruh wilayah hukum Polres Gresik. Nantinya, telepon dari masyarakat, akan tersambung ke operator polres terdekat.

“Dengan mendeteksi posisi GPS, anggota kami akan turun langsung. Karena lokasi penelepon akan muncul di peta digital yang ada di command centre Polres Gresik,” pungkasnya. (yud/rof)

GRESIK – Berbagai upaya Polres Gresik untuk menekan angka kriminalitas nampaknya belum membuat nyali para bandit menciut. Inisiatif warga untuk memasang CCTV sebagai pengaman tambahan pun tidak banyak berpengaruh.

Misalnya, aksi dua bandit diwilayah Desa Domas Kecamatan Menganti. Malam kemarin, mereka berhasil menggasak motor Honda Scoopy W 3201 BL milik Sukiman. “Ada dua orang pria tak dikenal masuk di halaman rumah,” ungkapnya.

Mereka, lanjut Sukiman, datang berboncengan mengendarai motor. Selang lima menit kemudian, salah salah satu dari pelaku pun berhasil membawa kabur motor berwarna merah kesayangan itu. “Aksinya begitu cepat, rekaman CCTV juga tidak merekam jelas. Karena wajah pelaku tertutup masker,” keluhnya.

-

Apesnya, didalam jok motor tersebut juga terdapat surat-surat kendaran dan dokumen pribadi. “Sudah melapor ke aparat. Khawatir disalahgunakan untuk hal yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya.

Kemudian, Honda CRF bernopol W 6250 DR milik M. Tatang juga raib digondol maling. Peristiwa tersebut terjadi dikawasan Perumahan Pertama Regency, Morowudi. “Baru pulang kerja sekitar pukul 11.00 WIB. Motor langsung parkir digarasi rumah,” ungkapnya.

Sayangnya, pria 28 tahun itu lupa mengunci pagar, menggunakan gembok. Termasuk mengunci ganda motor jenis trail kesayangan itu. “Sekitar jam 5.00 WIB, saya pagar dalam kondisi terbuka, motor juga hilang bersama helmnya,” keluh Tatang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun menghimbau agar masyarakat menggunakan layanan call centre 110. Agar, petugas dapat melakukan bergerak cepat khususnya dalam menangani keadaan darurat.

“Masyarakat bisa melaporkan kejadian atau pun ketika memerlukan bantuan dari kepolisian,” ujar Alumnus Akpol 2001 itu.

Menurutnya, layanan ini gratis dan bisa diakses di seluruh wilayah hukum Polres Gresik. Nantinya, telepon dari masyarakat, akan tersambung ke operator polres terdekat.

“Dengan mendeteksi posisi GPS, anggota kami akan turun langsung. Karena lokasi penelepon akan muncul di peta digital yang ada di command centre Polres Gresik,” pungkasnya. (yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/