alexametrics
25 C
Gresik
Saturday, 21 May 2022

Warga Petiken Gagalkan Aksi Penjambretan Terhadap Siswi SMP

GRESIK –Love Liliane Chasya Evangeline ,13, warga Jalan Berlian Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo nyaris menjadi korban penjambretan. Siswi salah satu SMP tersebut berhasil selamat setelah ditolong warga Desa Petiken yang mengetahui aksi tersebut.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban dibonceng temannya melintas di Jalan Pancawarna Perum KBD Desa Petiken. Tiba-tiba dua orang pria dengan mengendarai sepeda motor menyalip dari lajur kiri. Dengan cepat pria yang dibonceng menarik dan merampas HP milik korban.

Aksi pelaku jambret itu tidak berakhir mulus. Korban memberikan perlawanan sehingga kedua kendaraan terjatuh setelah oleng ke kiri. Setelah terjatuh korban lantas berteriak meminta tolong. Sontak, warga yang mendengarkan teriakan itu menolong korban dan mengamankan dua pria tersebut.

“Warga sekitar berusaha menolong korban dan mengamankan pelaku. Lalu melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi.

Kemudian, tersangka yang bernama Tedy Obri ,39, warga Gubeng Airlangga 5/44E RT 09, RW 02, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Kodya, Surabaya dan Darma Pamungkas ,19, warga Desa Tawangsari RT 20 RW 08, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

Dihadapan penyidik kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Kini, keduanya harus menerima nasib mendekam di balik jeruji besi penjara. Mereka dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan kekerasan.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu buah HP milik korban. Lalu satu unit sepeda motor Supra 125 L 1364 NE yang digunakan untuk sarana melakukan aksi penjambretan.

Sementara itu, akibat kejadian ini korban mengalami luka parah di bagian dahi. Hal ini setelah korban terjatuh dari motor, sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan 11 jahitan. “Korban juga mengalami kerugian senilai Rp. 1,8 juta,” pungkasnya.(yud/rof)

GRESIK –Love Liliane Chasya Evangeline ,13, warga Jalan Berlian Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo nyaris menjadi korban penjambretan. Siswi salah satu SMP tersebut berhasil selamat setelah ditolong warga Desa Petiken yang mengetahui aksi tersebut.

Peristiwa tersebut bermula ketika korban dibonceng temannya melintas di Jalan Pancawarna Perum KBD Desa Petiken. Tiba-tiba dua orang pria dengan mengendarai sepeda motor menyalip dari lajur kiri. Dengan cepat pria yang dibonceng menarik dan merampas HP milik korban.

Aksi pelaku jambret itu tidak berakhir mulus. Korban memberikan perlawanan sehingga kedua kendaraan terjatuh setelah oleng ke kiri. Setelah terjatuh korban lantas berteriak meminta tolong. Sontak, warga yang mendengarkan teriakan itu menolong korban dan mengamankan dua pria tersebut.

-

“Warga sekitar berusaha menolong korban dan mengamankan pelaku. Lalu melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” ujar Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi.

Kemudian, tersangka yang bernama Tedy Obri ,39, warga Gubeng Airlangga 5/44E RT 09, RW 02, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Kodya, Surabaya dan Darma Pamungkas ,19, warga Desa Tawangsari RT 20 RW 08, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang digelandang ke kantor polisi untuk mempertanggungjawabkan ulahnya.

Dihadapan penyidik kedua pelaku mengakui semua perbuatannya. Kini, keduanya harus menerima nasib mendekam di balik jeruji besi penjara. Mereka dijerat dengan pasal tentang pencurian dengan kekerasan.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan satu buah HP milik korban. Lalu satu unit sepeda motor Supra 125 L 1364 NE yang digunakan untuk sarana melakukan aksi penjambretan.

Sementara itu, akibat kejadian ini korban mengalami luka parah di bagian dahi. Hal ini setelah korban terjatuh dari motor, sehingga harus mendapatkan perawatan medis dan 11 jahitan. “Korban juga mengalami kerugian senilai Rp. 1,8 juta,” pungkasnya.(yud/rof)

Most Read

Berita Terbaru

/